Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali

Seiring lanskap pariwisata Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru, pertanyaannya kini bukan lagi sekadar ke mana para wisatawan ingin bepergian, tetapi bagaimana destinasi-destinasi baru dapat membangun identitas yang cukup kuat untuk menarik generasi wisatawan bernilai tinggi berikutnya. Pada edisi ke-11 THINC Indonesia, yang berlangsung pada 9–10 September 2026 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, para pemimpin industri berkumpul di Bali untuk membahas berbagai kekuatan yang tengah membentuk kembali lanskap hospitality dan real estate di Indonesia.

Salah satu topik yang semakin mendapat perhatian adalah munculnya destinasi di luar pusat-pusat pariwisata Indonesia yang telah mapan. Seiring berkembangnya infrastruktur di berbagai wilayah kepulauan dan meningkatnya minat wisatawan terhadap privasi, autentisitas, serta pengalaman yang imersif, destinasi leisure baru mulai menarik perhatian para pengembang, investor, dan pelaku industri hospitality yang tengah mencari frontier berikutnya bagi pariwisata mewah.

Melampaui Destinasi Pariwisata yang Telah Mapan

Pasar hospitality dan real estate di Asia Tenggara tengah mengalami transformasi yang signifikan. Kebangkitan experiential travel, yang berjalan beriringan dengan pertumbuhan pariwisata dari kalangan high-net-worth individuals, membuka peluang baru bagi destinasi yang mampu menawarkan karakter tempat yang khas dan berbeda.

Namun, bagi pasar yang telah mapan, pertumbuhan menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Ketika destinasi leisure tradisional memasuki fase yang semakin matang, para pengembang dan operator perlu melihat melampaui model pariwisata konvensional untuk menemukan lokasi-lokasi yang memiliki potensi menjadi destinasi luxury yang kuat dengan identitasnya sendiri.

Pertanyaan inilah yang menjadi salah satu fokus utama dalam diskusi panel “Leisure: Where are the New Destinations” di THINC Indonesia 2026. Alih-alih hanya berfokus pada hotspot geografis yang telah dikenal, diskusi tersebut mengeksplorasi bagaimana destinasi sekunder dan tersier di Indonesia dapat membangun daya tariknya melalui konsep hospitality yang terkurasi, lifestyle offerings, serta identitas destinasi yang kuat.

Bagi wisatawan luxury masa kini, lokasi yang terpencil saja tidak lagi cukup. Destinasi baru perlu memadukan rasa discovery dengan kualitas layanan, infrastruktur, dan desain yang memenuhi ekspektasi pasar luxury internasional.

Perubahan tersebut turut menggeser peran desain dalam hospitality dan real estate.

Ketika Desain Menjadi Bagian dari Identitas Destinasi

Ketika destinasi leisure baru semakin bersaing untuk mendapatkan perhatian pasar internasional, arsitektur dan desain interior kini menjadi bagian dari bahasa strategis yang digunakan sebuah destinasi untuk membangun identitasnya.

Branded residences dan proyek hospitality kelas atas merespons perubahan ini dengan memadukan luxury design, lifestyle brands, dan real estate melalui pendekatan yang semakin sophisticated. Kemitraan dengan rumah mode, brand otomotif, dan perusahaan desain yang telah dikenal secara internasional dapat memberikan identitas yang khas bagi sebuah properti sekaligus menciptakan hubungan emosional yang lebih kuat dengan calon penghuni maupun tamu.

Bagi para pengembang, hal ini melampaui persoalan estetika. Identitas desain yang dikurasi secara cermat dapat membantu menempatkan sebuah aset secara lebih kuat di tengah pasar yang semakin kompetitif, sementara kemitraan dengan brand yang memiliki positioning kuat dapat menciptakan tingkat pengenalan yang lebih luas di antara jaringan konsumen internasional.

Hasilnya adalah sebuah pendekatan baru dalam pengembangan destinasi, di mana hospitality, real estate, branding, dan desain semakin saling beririsan.

Gianfranco Bianchi, Founder and CEO of Italian Atelier serta Chief Commercial Officer dan General Manager Asia Pacific of The One Atelier, menekankan pentingnya keterkaitan tersebut dalam mengembangkan destinasi leisure baru. Menurutnya, kurasi desain yang exceptional dan kemitraan brand yang dipilih secara strategis dapat memainkan peran penting dalam memberikan identitas yang distinctive sekaligus memiliki daya tarik komersial bagi destinasi yang sedang berkembang.

Perspektif ini mencerminkan evolusi yang lebih luas dalam luxury real estate. Seiring konsumen menjadi semakin selektif mengenai bagaimana dan di mana mereka menghabiskan waktu, nilai sebuah properti semakin melampaui spesifikasi fisiknya. Bahasa desain, asosiasi dengan brand, serta keseluruhan pengalaman yang ditawarkan dapat menjadi bagian integral dari positioning sebuah aset.

Dari Infrastruktur Hospitality Menuju Identitas Destinasi

Diskusi di THINC juga menyoroti perubahan fundamental dalam cara emerging travel hubs perlu dikembangkan.

Infrastruktur merupakan fondasi yang penting, tetapi infrastruktur saja tidak cukup untuk menciptakan sebuah destinasi. Tantangannya terletak pada bagaimana potensi geografis diterjemahkan menjadi sebuah pengalaman yang memberikan alasan bagi wisatawan untuk datang, kembali, dan pada akhirnya berinvestasi.

Bagi para operator hospitality, hal ini berarti beradaptasi dengan ekspektasi yang terus berubah seiring munculnya pasar-pasar baru. Javier Salgado, Executive Vice President of Nilamani Hotels sekaligus moderator panel, menyoroti dinamika operasional yang terus berkembang dalam melayani wisatawan di destinasi-destinasi yang sedang tumbuh.

Tantangan tersebut menjadi semakin relevan bagi pasar yang ingin menarik wisatawan luxury internasional. Para operator perlu menyeimbangkan standar global dengan karakter setiap destinasi, menciptakan pengalaman hospitality yang sophisticated tanpa menghilangkan sense of place yang sejak awal menjadi daya tarik sebuah lokasi baru.

Keseimbangan antara ekspektasi internasional dan identitas lokal ini diperkirakan akan semakin penting seiring Indonesia membangun generasi berikutnya dari destinasi leisure.

Menghubungkan Desain Eropa dengan Pertumbuhan Asia-Pacific

Percakapan di THINC Indonesia 2026 juga mencerminkan semakin pentingnya kolaborasi lintas negara antara keahlian desain Eropa dan pasar luxury development Asia Tenggara yang terus berkembang.

Italian Atelier telah menempatkan dirinya di titik temu tersebut selama lebih dari satu dekade, dengan merepresentasikan lebih dari empat puluh brand furniture dan desain Eropa di kawasan Asia-Pacific. Dengan kantor di Singapore, Mumbai, Shanghai, Ho Chi Minh City, Jakarta, dan Phnom Penh, perusahaan ini beroperasi dalam jaringan pasar luxury hospitality dan real estate yang berkembang pesat.

Peran kepemimpinan ganda Bianchi semakin menghubungkan dua area yang saling melengkapi dalam ekosistem luxury development. Melalui Italian Atelier, ia merepresentasikan keunggulan furniture dan desain Eropa di kawasan Asia-Pacific. Sementara melalui The One Atelier, ia bekerja di persimpangan antara global luxury brands dan high-end real estate development, dengan mendukung berbagai proyek melalui brand scouting, interior design, dan marketing expertise.

Portofolio The One Atelier mencakup kolaborasi dengan sejumlah nama yang telah dikenal secara internasional, termasuk Armani, Aston Martin, Bentley, Dolce & Gabbana, Etro, Fendi, Karl Lagerfeld, Missoni, dan Ralph Lauren. Pipeline perusahaan mencakup luxury hotels, private residences, dan villas, yang mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap branded real estate di berbagai pasar internasional.

Bagi para pengembang yang memasuki emerging leisure destinations, hubungan tersebut menawarkan sebuah cara untuk menerjemahkan brand equity global yang telah mapan ke dalam konteks geografis baru, sembari tetap mempertahankan keterkaitan yang kuat dengan aspirasi pasar lokal.

Menatap Frontier Leisure Indonesia Berikutnya

Investasi Indonesia yang berkelanjutan dalam infrastruktur dan pariwisata membuka peluang bagi terbentuknya geografi baru dalam luxury travel. Bali tetap menjadi salah satu referensi utama, tetapi fase pertumbuhan berikutnya dapat semakin didorong oleh destinasi-destinasi yang mampu menawarkan sesuatu di luar formula luxury hospitality yang telah dikenal.

Peluang tersebut membutuhkan pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi, dengan mempertemukan destination strategy, hospitality operations, architecture, interior design, dan brand positioning sejak tahap awal sebuah proyek.

Bagi Italian Atelier dan The One Atelier, perkembangan regional pipeline mencerminkan perubahan tersebut. Dengan kehadiran di berbagai pasar utama Asia-Pacific dan lebih dari dua puluh lima proyek luxury global dalam pipeline The One Atelier, kedua organisasi tersebut berada pada posisi yang strategis untuk mendukung developer dan hospitality groups dalam menghadapi lanskap industri yang semakin terhubung.

THINC Indonesia 2026 pada akhirnya menegaskan sebuah realitas yang lebih luas bagi kawasan ini: generasi berikutnya dari leisure destinations tidak akan ditentukan oleh lokasi semata. Keberhasilan mereka akan bergantung pada seberapa kuat mereka mampu menerjemahkan sebuah tempat menjadi pengalaman, dan pengalaman tersebut menjadi sebuah identitas yang distinctive.

Seiring Indonesia terus membuka berbagai frontier baru bagi luxury tourism dan real estate, thoughtful design, relevant brand partnerships, serta pemahaman yang kuat terhadap karakter lokal dapat menjadi sejumlah elemen terpenting dalam membentuk destinasi yang akan mendefinisikan masa depan industri hospitality.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium

Hadir dengan 77 pilihan warna untuk kebutuhan repaint, restore, hingga modifikasi motor

Bagi banyak pengguna motor, mengecat ulang kendaraan bukan sekadar mengganti warna. Repaint dapat menjadi cara untuk mengembalikan tampilan motor seperti semula, menyegarkan bagian yang mulai kusam atau tergores, hingga memberikan karakter baru sesuai gaya pemiliknya.

Memahami kebutuhan tersebut, Nippon Paint Indonesia resmi menghadirkan Pylox Premium, cat semprot yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan finishing sepeda motor yang semakin beragam. Kehadiran Pylox Premium sekaligus melanjutkan perjalanan panjang Pylox di industri otomotif Indonesia yang telah dimulai sejak 1971. Selama lebih dari lima dekade, Pylox telah menjadi bagian dari perkembangan kebutuhan pengecatan dan menjadi salah satu nama yang dikenal luas di kategori cat semprot.

Kini, pengalaman tersebut dibawa ke generasi berikutnya melalui Pylox Premium dengan pilihan warna dan fitur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna motor maupun workshop.

Mark Liew, General Manager (TU Division) Nippon Paint Indonesia, mengatakan, “Melalui Pylox Premium, kami ingin menghadirkan solusi yang semakin relevan dengan kebutuhan pengguna motor saat ini. Bukan hanya dari pilihan warna, tetapi juga dari teknologi yang dapat membantu proses repaint menjadi lebih praktis dan memberikan hasil akhir yang maksimal.”

Dari Restore hingga Modifikasi, 77 Pilihan Warna untuk Motor

Salah satu kebutuhan yang semakin diperhatikan dalam proses repaint adalah ketepatan warna. Tidak semua pengguna ingin mengubah tampilan motornya secara total. Sebagian justru ingin mengembalikan warna kendaraan seperti kondisi awal.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pylox Premium menghadirkan 77 pilihan warna motor, termasuk 32 warna original motor. Pilihan ini memungkinkan pengguna maupun workshop untuk lebih mudah menemukan warna yang sesuai dengan merek dan jenis motor.

Selain warna original, Pylox Premium juga menawarkan beragam pilihan warna seperti Solid, Metallic, Candytone, Fluorescent, serta warna Vespa, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan modifikasi dengan karakter yang lebih personal.

Atenx Katros, Founder Katros Garage, melihat perkembangan tersebut sejalan dengan perubahan kebutuhan pengguna motor. “Sekarang referensi customer semakin beragam. Ada yang ingin tampil lebih bold, tetapi banyak juga yang justru mencari tampilan yang lebih simple, clean, dan premium. Jadi warna punya peran besar dalam membangun karakter sebuah motor.”

Menurut Atenx, kebutuhan repaint juga tidak selalu harus melakukan perubahan besar. “Modifikasi tidak harus selalu dalam skala besar. Kadang cukup repaint satu bagian saja, motor sudah bisa terasa lebih fresh dan punya karakter yang berbeda.”

Teknologi yang Mendukung Pekerjaan Workshop

Selain pilihan warna, kebutuhan workshop juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam pengembangan Pylox Premium. Efisiensi waktu, kemudahan aplikasi, serta kualitas finishing menjadi faktor penting dalam proses pengerjaan.

Pylox Premium dilengkapi Quick Dry Technology yang mendukung proses pengecatan lebih efisien. Produk ini juga memiliki Adjustable Nozzle yang dapat diputar secara vertikal maupun horizontal, sehingga membantu pengguna mengatur arah semprotan dengan lebih detail dan akurat.

Untuk hasil akhir, Pylox Premium tersedia dalam pilihan High Gloss dengan tampilan mengkilap serta Matt Finish bagi pengguna yang menginginkan tampilan doff. Pylox Premium juga dilengkapi pilihan produk dengan teknologi Petrol Resistant untuk membantu menjaga lapisan cat dari paparan bahan kimia seperti bensin, serta Non Cracking untuk membantu menjaga lapisan finishing agar tidak mudah retak.

Dengan rangkaian pilihan tersebut, Pylox Premium dapat digunakan pada berbagai bagian motor, mulai dari body, spakbor, cover samping, tangki, rangka, velg, behel, hingga helm dan top box, sesuai dengan kebutuhan aplikasinya.

Melanjutkan Perjalanan Pylox di Dunia Otomotif

Lebih dari sekadar menghadirkan produk baru, Pylox Premium menjadi bagian dari perjalanan Pylox untuk terus mengikuti perkembangan dunia otomotif Indonesia. Jika kebutuhan pengguna motor sebelumnya banyak berfokus pada fungsi pengecatan, kini repaint juga menjadi bagian dari cara pemilik motor merawat, mengembalikan, sekaligus mengekspresikan karakter kendaraannya.

Melalui Pylox Premium, pengalaman Pylox selama lebih dari lima dekade di industri otomotif diteruskan dengan pilihan warna yang lebih beragam serta teknologi yang mendukung kebutuhan repaint masa kini.

Dari restore hingga modifikasi, dari workshop hingga pengguna motor sehari-hari, Pylox Premium hadir untuk menjadi bagian dari lebih banyak cerita di balik setiap motor yang kembali tampil dengan karakter terbaiknya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat

Bathymetry survey memetakan kedalaman dan bentuk dasar perairan untuk kebutuhan konstruksi, pelabuhan, hingga inspeksi struktur bawah air. Kombinasi unmanned surface vehicle, ROV, dan sensor echosounder membuat pemetaan lebih cepat, aman, dan terukur.

Setiap proyek yang menyentuh dasar perairan membutuhkan satu hal yang sama, yaitu peta kedalaman yang akurat. Bathymetry survey menjawab kebutuhan itu dengan mengukur kedalaman dan bentuk dasar sungai, danau, dan laut. Hasilnya menjadi dasar perencanaan alur pelayaran, pemasangan pipa dan kabel bawah laut, serta pemantauan sedimentasi di pelabuhan dan bendungan.

Metode utamanya memakai echosounder, baik single-beam untuk garis kedalaman maupun multi-beam untuk cakupan yang lebih luas. Sensor ini kini dibawa oleh dua jenis wahana. Unmanned surface vehicle memetakan area permukaan yang luas, sedangkan ROV turun langsung ke dasar untuk memetakan sekaligus memeriksa struktur dari dekat.

Di sinilah peran ROV menjadi menonjol. QYSEA FIFISH melengkapi ROV dengan QY-BT, Smart Bathymetry Survey Tool, yang mendigitalkan dan memvisualkan kondisi dasar perairan secara langsung. Untuk pekerjaan berat, QYSEA FIFISH X1 hadir sebagai platform misi 1-by-N untuk aplikasi NDT dengan bobot sekitar 30 kilogram dan sistem tool dock yang dapat berganti perangkat, mulai dari ultrasonic thickness gauge hingga lengan robotik. Untuk mobilitas tinggi, QYSEA FIFISH E-Master yang lebih ringan sekitar 6 kilogram menjadi pilihan yang gesit.

Penerapannya luas. Di minyak dan gas lepas pantai, bathymetry survey dan ROV memeriksa pipa bawah laut serta tiang anjungan. Di energi terbarukan, survei dasar laut mendukung pemasangan turbin angin. Di pelabuhan dan bendungan, pemetaan dasar menjaga keselamatan struktur dan alur. Pemetaan ini tersedia melalui solusi ROV QYSEA dari Halo Robotics.

Selengkapnya: https://halorobotics.com/bathymetry-survey-metode-alat-rov-pemetaan-dasar-perairan/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

Info Daop 2 Bd

Selasa, 15 September 2026

KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

Bandung (Jawa Barat), 15 September 2026 – Mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan yang semakin tinggi membutuhkan sistem transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga terintegrasi antara satu moda dengan moda lainnya. Integrasi antarmoda dan kawasan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan perjalanan masyarakat yang lebih mudah, efisien, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ekosistem transportasi perkotaan, KAI Daop 2 Bandung terus mendorong pemanfaatan transportasi kereta api sebagai salah satu pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan, baik untuk aktivitas bekerja, pendidikan, bisnis, wisata maupun kebutuhan mobilitas lainnya.

Di wilayah KAI Daop 2 Bandung terdapat 44 stasiun yang melayani naik dan turun penumpang KA. Stasiun-stasiun tersebut melayani berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pengguna KA Commuter Line yang dikelola oleh KAI Commuter untuk mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari, hingga pengguna KA Jarak Jauh dengan berbagai pilihan layanan dan kelas perjalanan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, integrasi antarmoda menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Menurutnya, perjalanan menggunakan kereta api akan semakin optimal apabila terhubung dengan moda transportasi lainnya serta didukung kawasan yang mudah diakses dari dan menuju stasiun.

“Mobilitas perkotaan membutuhkan konektivitas yang terintegrasi. Kereta api tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem transportasi yang menghubungkan masyarakat dari satu kawasan ke kawasan lainnya. Karena itu, integrasi antara kereta api dengan angkutan umum, kendaraan pribadi, layanan pengumpan, serta fasilitas pejalan kaki dan pesepeda menjadi penting untuk menciptakan perjalanan yang lebih mudah dan efisien,” ujar Kuswardojo.

Besarnya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tercermin dari jumlah pengguna jasa yang terus memanfaatkan layanan KA di wilayah Daop 2 Bandung. Selama Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 10.289.085 pengguna jasa KA Commuter Line berangkat dari berbagai stasiun di wilayah KAI Daop 2 Bandung.

Sementara itu, pada periode yang sama, sebanyak 3.691.261 pengguna jasa KA Jarak Jauh tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah KAI Daop 2 Bandung menuju berbagai kota tujuan. Angka tersebut menunjukkan bahwa kereta api telah menjadi bagian penting dari aktivitas mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan komuter maupun perjalanan antarkota.

Untuk perjalanan KA Jarak Jauh, masyarakat memiliki beragam pilihan layanan sesuai kebutuhan perjalanan, mulai dari kelas ekonomi, eksekutif, Panoramic, hingga Compartment Suite. Keberagaman pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan layanan perjalanan sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Kuswardojo menambahkan, keberadaan stasiun sebagai simpul transportasi memiliki peran strategis dalam membangun konektivitas kawasan. Semakin baik keterhubungan antara stasiun dengan pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan permukiman, perkantoran, pusat pendidikan, pusat perdagangan, destinasi wisata, dan layanan transportasi lainnya, maka semakin mudah masyarakat menjadikan kereta api sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kereta api sebagai pilihan transportasi dalam bepergian. Dengan menggunakan KA, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, sekaligus mendukung terciptanya mobilitas yang lebih tertib dan efisien. Tentunya, manfaat tersebut akan semakin optimal apabila perjalanan dari dan menuju stasiun juga didukung konektivitas antarmoda yang baik,” tutur Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga terus berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan. Masyarakat dapat memilih layanan perjalanan sesuai kebutuhan dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.

Melalui penguatan konektivitas dan integrasi antarmoda, KAI berharap kereta api dapat semakin berperan sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dan wilayah aglomerasi. Integrasi transportasi bukan hanya tentang menghubungkan moda, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan kawasan, aktivitas, dan berbagai tujuan perjalanan secara lebih mudah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan

Self reward bisa menjadi salah satu cara untuk menikmati hasil dari kerja keras. Setelah menyelesaikan target pekerjaan, mendapatkan penghasilan, atau melewati periode yang cukup melelahkan, membeli sesuatu yang diinginkan tentu boleh saja.

Namun, self reward tetap perlu masuk dalam perencanaan keuangan. Jangan sampai keinginan menikmati hasil kerja hari ini justru membuat kebutuhan bulanan atau target keuangan yang sudah direncanakan menjadi terganggu.

Salah satu caranya adalah menyiapkan dana khusus untuk self reward. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati uang hasil kerja tanpa mengambil dana untuk kebutuhan lain.

Self Reward Boleh, Asalkan Sudah Masuk Rencana

Tidak ada aturan bahwa seluruh penghasilan harus ditabung dan tidak boleh digunakan untuk bersenang-senang. Yang perlu diperhatikan adalah kemampuan keuangan secara keseluruhan.

Sebelum menyiapkan dana self reward, pastikan kebutuhan rutin dan kewajiban sudah diperhitungkan. Dana darurat juga sebaiknya menjadi salah satu prioritas sebelum mengalokasikan uang untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif.

Kamu bisa menentukan nominal tertentu setiap bulan untuk self reward. Misalnya, setelah menerima penghasilan, sebagian dana langsung dipisahkan untuk kebutuhan rutin, tabungan, dan self reward.

Cara ini membuat pengeluaran untuk kesenangan tetap memiliki batas yang jelas.

Buat Tabungan Khusus untuk Target yang Berbeda

Selain self reward, kamu mungkin memiliki target keuangan lain yang membutuhkan persiapan. Misalnya tabungan nikah, liburan, pendidikan, membeli kendaraan, atau kebutuhan jangka panjang lainnya.

Masing-masing target bisa memiliki nominal dan jangka waktu berbeda. Karena itu, memisahkan dana berdasarkan tujuan dapat membantu kamu mengetahui perkembangan setiap target.

Misalnya, kamu memiliki target tabungan nikah dalam beberapa tahun. Dana tersebut sebaiknya tidak dicampur dengan uang yang memang disiapkan untuk membeli barang atau menikmati liburan.

Dengan begitu, ketika ingin melakukan self reward, kamu tidak perlu mengambil dana yang sudah dialokasikan untuk tujuan lain.

Tentukan Nominal Self Reward Sesuai Kemampuan

Self reward tidak harus selalu mahal. Kamu bisa menentukan nominal berdasarkan kondisi keuangan dan prioritas saat ini.

Coba tentukan batas pengeluaran untuk self reward setiap bulan. Jika ada kebutuhan yang lebih penting pada bulan tertentu, nominal tersebut juga bisa disesuaikan.

Prinsipnya, self reward sebaiknya tetap menjadi bagian dari anggaran, bukan alasan untuk mengeluarkan uang di luar kemampuan.

Pilih Tempat Menyimpan Dana yang Mudah Dipantau

Kalau dana self reward masih akan digunakan beberapa waktu lagi, kamu bisa menyimpannya pada rekening yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik dana tersebut.

Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah tabungan online. Dengan rekening yang dapat diakses secara digital, kamu bisa lebih mudah memantau saldo dan memisahkan dana dari rekening yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Tabungan NOW di Aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce

Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat digunakan untuk menyimpan dana sekaligus membantu mengelola kebutuhan tabungan secara digital.

Tabungan NOW merupakan produk tabungan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan penyimpanan dana. Produk ini tidak memiliki setoran awal dan tidak dikenakan biaya administrasi bulanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tabungan NOW juga memberikan bunga kompetitif* yang dibayarkan setiap hari sesuai ketentuan produk. Dengan fitur Bunga cair harian, kamu dapat memantau perkembangan saldo tabungan secara berkala melalui aplikasi.

Untuk pertanyaan tabungan NOW minimal saldo, pastikan mengacu pada ketentuan produk yang berlaku karena kebutuhan saldo dan ketentuan rekening dapat berubah.

Jadi, kamu bisa memisahkan dana sesuai tujuan, termasuk dana untuk self reward, tanpa harus mencampurnya dengan kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa tetap sesuaikan nominal tabungan dengan kemampuan keuangan dan target yang ingin dicapai.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?

Jakarta, 15 September 2026 — Pergantian Menteri Keuangan menjadi perhatian industri aset kripto Indonesia, terutama terkait arah kebijakan fiskal dan perpajakan di sektor aset digital. Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Meski pengaturan dan pengawasan aset kripto berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan tetap memiliki peran dalam menentukan kebijakan fiskal dan perpajakan sektor tersebut.

Saat ini, ketentuan perpajakan aset kripto mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025. Regulasi tersebut menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penyerahan aset kripto, namun tetap mengenakan PPh Pasal 22 final sebesar 0,21 persen atas transaksi melalui Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dalam negeri.

Dari rekam jejak publiknya, Suahasil belum secara spesifik menyatakan sikap mendukung atau menolak aset kripto sebagai instrumen investasi. Pandangannya selama ini lebih banyak berkaitan dengan perkembangan fintech, transformasi keuangan digital, serta pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas sistem keuangan.

Suahasil juga pernah terlibat dalam riset akademik mengenai central bank digital currency (CBDC) pada 2022. Namun, pembahasan mengenai CBDC tersebut tidak secara langsung menunjukkan sikap terhadap aset kripto terdesentralisasi seperti Bitcoin.

Industri Soroti Daya Saing Pasar Kripto Indonesia

Selain arah kebijakan fiskal, struktur perpajakan juga menjadi perhatian pelaku industri aset kripto. Pajak transaksi dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi daya saing platform domestik, terutama ketika industri Indonesia berhadapan dengan pasar global.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pelaku industri terus mencermati perkembangan kebijakan perpajakan aset kripto di Indonesia. Menurutnya, dialog antara industri dan regulator menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem aset digital yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kami melihat pentingnya dialog yang konstruktif antara industri dan regulator untuk terus menyempurnakan ekosistem aset digital di Indonesia, termasuk dari sisi kebijakan perpajakan,” ujar Yudho.

Ia menilai kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan fiskal, kepatuhan, dan pertumbuhan industri akan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekosistem aset digital Indonesia.

Menurutnya, penyesuaian kebijakan tetap menjadi bagian dari pembahasan untuk menciptakan kondisi industri yang lebih sehat. Di sisi lain, ia menegaskan bahwa pelaku industri tetap perlu menjalankan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Yudho juga menilai tantangan Indonesia untuk berkembang sebagai pusat industri kripto global tidak hanya berkaitan dengan jumlah pengguna maupun nilai transaksi domestik. “Menjadi pasar besar berbeda dengan menjadi pusat kripto global,” ujarnya.

Pandangan dia, Indonesia perlu membangun produk dan ekosistem yang kompetitif agar mampu menarik likuiditas serta pelaku industri dari pasar global.

Dengan fondasi regulasi aset digital yang semakin terbentuk, tahap berikutnya dinilai akan berkaitan dengan bagaimana Indonesia meningkatkan daya saing ekosistem domestik sekaligus menciptakan ruang bagi inovasi dan partisipasi pelaku global.

Potensi Pajak Kripto Global Capai US$457 Miliar

” />

Perhatian terhadap perpajakan aset kripto juga muncul di tengah besarnya potensi penerimaan pajak dari aktivitas aset digital secara global.

Laporan perusahaan analitik blockchain Chainalysis yang dirilis pada 26 Agustus 2026 mencatat aktivitas kripto on-chain global yang berpotensi dikenakan pajak mencapai sedikitnya US$457 miliar sepanjang 2025.

Aktivitas tersebut mencakup capital gain dari central exchange maupun terdesentralisasi, pendapatan dari staking dan mining, serta aktivitas pinjaman dan pembayaran berbasis aset kripto.

Amerika Serikat tercatat memiliki potensi terbesar dengan nilai US$112,6 miliar. Posisi berikutnya ditempati Jerman, China, Inggris, dan India. Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-12 dengan potensi aktivitas kena pajak mencapai sekitar US$10,1 miliar. Angka tersebut terdiri dari sekitar US$3,6 miliar capital gain, US$2,6 miliar pendapatan dari imbal hasil, dan US$3,9 miliar dari aktivitas pembayaran.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dapat dijangkau oleh sistem pengawasan pajak transaksi aset, seperti Bitcoin yang ada. Chainalysis memperkirakan kerangka pelaporan pajak internasional OECD, Crypto-Asset Reporting Framework (CARF), baru mencakup sekitar 14 persen aktivitas transaksi kena pajak di jaringan blockchain.

Sejumlah aktivitas seperti decentralized finance (DeFi), transaksi peer-to-peer, dan aktivitas melalui self-custody wallet juga menjadi tantangan tersendiri bagi otoritas pajak karena tidak seluruhnya dapat dipantau melalui mekanisme pelaporan konvensional.

Pergantian Menteri Keuangan dan besarnya aktivitas ekonomi aset kripto yang berpotensi menjadi sumber penerimaan negara, arah kebijakan fiskal sektor aset digital diperkirakan masih akan menjadi perhatian industri.

Di tengah perkembangan tersebut, Yudho melihat Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya di industri aset digital global, selama pengembangan ekosistem berjalan seiring dengan kepastian regulasi.

“Indonesia memiliki pasar dan potensi yang besar. Tantangan berikutnya adalah bagaimana potensi tersebut dapat berkembang menjadi ekosistem yang kompetitif secara global, dengan tetap mengedepankan kepatuhan dan perlindungan konsumen,” pungkas CEO FLOQ.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Jakarta, 10 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan mobil bekas masih memiliki ruang pertumbuhan di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Pilihan kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu pertimbangan konsumen, terutama ketika masyarakat semakin selektif dalam menentukan kendaraan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Peluang tersebut berjalan di tengah perbaikan pasar otomotif nasional. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan penjualan mobil baru secara wholesales pada Januari–Agustus 2026 mencapai 599.491 unit, tumbuh 20,1% secara tahunan. Sementara penjualan retail mencapai 594.984 unit atau meningkat 13,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Agustus 2026 saja, penjualan retail tercatat 83.442 unit, menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun ini.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan perkembangan tersebut memberikan gambaran bahwa aktivitas pasar otomotif mulai menunjukkan momentum yang lebih positif. Namun, perseroan melihat pasar mobil bekas memiliki karakteristik dan dinamika permintaan tersendiri.

“Mobil bekas tetap menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau. Bagi kami, kebutuhan tersebut membuka ruang untuk memperkuat pembiayaan mobil bekas secara selektif, dengan tetap memperhatikan profil konsumen dan kualitas aset,” ujar Dhani.

Minat terhadap kendaraan bekas juga masih terlihat pada segmen kendaraan dengan harga yang relatif terjangkau. Sejumlah pelaku industri menilai mobil jenis multi purpose vehicle (MPV), khususnya dengan harga di bawah Rp200 juta, masih menjadi salah satu pilihan yang banyak dicari konsumen. Kondisi ini menunjukkan bahwa aspek keterjangkauan tetap menjadi pertimbangan penting dalam keputusan pembelian kendaraan.

Dari sisi BRI Finance, peluang tersebut turut tercermin dari kinerja pembiayaan. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tercatat tumbuh 77,64% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kebutuhan pembiayaan kendaraan bekas masih memiliki ruang untuk dikembangkan.

Untuk memperkuat penetrasi di segmen tersebut, BRI Finance mengoptimalkan jaringan pembiayaan dan memperkuat kerja sama dengan dealer. Perseroan juga terus meningkatkan kualitas proses akuisisi serta layanan kepada konsumen, sehingga pertumbuhan pembiayaan dapat berjalan seiring dengan pengelolaan risiko yang terukur.

“Pertumbuhan pembiayaan tetap kami dorong dengan pendekatan yang selektif. Kami terus mencermati perkembangan pasar dan daya beli masyarakat, sekaligus memastikan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko tetap menjadi bagian penting dalam setiap proses pembiayaan,” kata Dhani.

BRI Finance memandang mobil bekas memiliki peran dalam memberikan alternatif kepemilikan kendaraan bagi masyarakat dengan kebutuhan dan kemampuan finansial yang beragam. Dengan memperkuat jaringan, kemitraan dealer, serta kualitas proses pembiayaan, perseroan akan terus mengembangkan segmen tersebut secara terukur dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen

Peningkatan pergerakan wisatawan domestik di Kebumen juga berbanding lurus dengan lompatan pengakuan atas bentang alamnya. Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen mencatat angka kunjungan wisatawan domestik terus menanjak, dengan total kunjungan menembus lebih dari 600.000 hingga 1 juta pengunjung ke berbagai objek wisata daerah setiap tahunnya.

KEBUMEN — Deru lokomotif yang melintasi jalur ganda lintas selatan Jawa kini membawa dinamika baru bagi Kabupaten Kebumen. Daerah yang dahulu kerap diposisikan sekadar perlintasan transit antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Purwokerto ini mulai memantapkan posisinya sebagai destinasi mandiri dalam peta pariwisata Jawa Tengah. Transformasi ini didorong oleh integrasi moda transportasi kereta api, penetapan status kawasan sebagai taman bumi dunia, serta pergeseran preferensi pelancong menuju konsep slow travel dan liburan singkat (short staycation). 

 Konektivitas langsung tanpa hambatan jalan raya memberi kemudahan bagi pelancong kota-kota besar untuk merancang perjalanan berdurasi ringkas. Keberadaan infrastruktur akomodasi seperti Mexolie Hotel—yang menempati kompleks cagar budaya bekas pabrik minyak kelapa era kolonial persis di sisi timur Stasiun Kebumen—menjadi katalis bagi tren perjalanan 24 jam: tiba dengan kereta, beristirahat leluasa, menjelajah denyut kota, lalu kembali tanpa risiko kemacetan antarkota.

Kereta Api Jadi Akselerator Mobilitas

Berdasarkan data operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, tren volume penumpang kereta api antarkota menunjukkan peningkatan yang konsisten, mencatatkan pertumbuhan penumpang lebih dari 14 persen secara tahunan (year-on-year). Pada masa-masa angkutan liburan nasional, Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong tercatat konsisten melayani puluhan ribu pergerakan penumpang datang dan berangkat.

Peningkatan ketepatan waktu (on-time performance), modernisasi sarana, serta kemudahan reservasi digital dinilai menjadi alasan utama tingginya preferensi wisatawan menggunakan jalur rel. 

“Keandalan operasional, ketepatan waktu, dan kemudahan akses stasiun menjadi faktor penentu meningkatnya loyalitas masyarakat menggunakan kereta api. Peningkatan volume penumpang di stasiun-stasiun seperti Kebumen memperlihatkan bahwa konektivitas rel memegang peran vital dalam membuka akses perekonomian dan pariwisata daerah,” tulis evaluasi operasional PT KAI Daop 5 Purwokerto.

 Bagi pelancong berdurasi 24 jam, stasiun berfungsi sebagai simpul logistik yang presisi. Akses stasiun yang langsung terhubung dengan area penginapan memangkas ongkos transfer dan keletihan fisik perjalanan, sehingga waktu pelesir dapat dimaksimalkan sejak jam pertama kedatangan.

Daya Tarik Alam Berstandar Dunia dan Munculnya Destinasi Baru

Peningkatan pergerakan wisatawan domestik di Kebumen juga berbanding lurus dengan lompatan pengakuan atas bentang alamnya. Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen mencatat angka kunjungan wisatawan domestik terus menanjak, dengan total kunjungan menembus lebih dari 600.000 hingga 1 juta pengunjung ke berbagai objek wisata daerah setiap tahunnya.

Tonggak capaian terbesar terjadi seiring ditetapkannya Geopark Kebumen ke dalam jaringan UNESCO Global Geoparks (UGGp). Meliputi 22 kecamatan dan 374 desa, kawasan bertajuk “The Mother of Earth” ini memadukan lebih dari 40 situs geologi purba, keanekaragaman hayati, dan kekayaan budaya:

Pesisir Selatan Bertebing Kapur: Pantai Menganti dengan panorama tebing karst dan pasir putih, Pantai Karangbolong, hingga Pantai Mliwis.

Keajaiban Karst Bawah Tanah: Goa Jatijajar dan Goa Petruk yang menyuguhkan formasi stalaktit eksotis serta legenda pewayangan lokal.

Laboratorium Geologi Terbuka: Singkapan batuan dasar samudera purba di kawasan Karangsambung.

Meski demikian, para pengamat perjalanan menyarankan segmentasi logistik yang realistis bagi pelancong.

“Kunjungan 24 jam paling efektif bila difokuskan pada ritme pusat kota, eksplorasi kuliner lokal, dan wisata heritage. Untuk destinasi alam seperti Pantai Menganti atau Goa Jatijajar yang memerlukan waktu tempuh 1 hingga 1,5 jam dari pusat kota, opsi terbaik adalah menambah minimal satu malam inap agar agenda tidak terburu-buru dan terhindar dari risiko tertinggal kereta,” papar catatan kurasi panduan perjalanan lokal Kebumen. 

Multiplier Effect Ekonomi dan Ekosistem UMKM

Geliat pariwisata ini secara nyata mendongkrak denyut ekonomi kerakyatan dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay) serta tingginya tingkat hunian kamar (occupancy rate) hotel pada periode akhir pekan dan libur panjang menggerakkan rantai nilai sektor jasa.

Dampak berganda (multiplier effect) terlihat pada sektor-sektor penunjang:

Rantai Pasok Kuliner Tradisional: Permintaan harian terhadap kuliner khas seperti Nasi Penggel, Sate Ambal berlumur bumbu kedelai, pecel kangkung, hingga industri rumahan Lanthing Kebumen mengalami lonjakan penjualan berkala. 

Jasa Transportasi & Pemandu: Tumbuhnya ekosistem sewa kendaraan pribadi, sopir lokal berlisensi, hingga komunitas tour guide geopark.

Ekonomi Kreatif Pedesaan: Pengembangan desa-desa wisata berbasis komunitas (Pokdarwis) di sekitar geosite yang membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda daerah.

“Pariwisata berbasis geopark bukan sekadar pelestarian alam, tetapi lokomotif pembangunan ekonomi inklusif. Setiap kunjungan wisatawan domestik menghasilkan perputaran uang langsung ke pelaku usaha mikro, perhotelan, hingga pedagang pasar tradisional,” terang pejabat Pemkab Kebumen dalam tinjauan pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Sinergi antara ketepatan waktu moda rel kereta api, preservasi peninggalan bersejarah di pusat kota, dan kekayaan geologi kelas dunia membuktikan bahwa Kebumen bukan lagi sekadar lintasan, melainkan destinasi yang hidup dan menggerakkan roda ekonomi masyarakatnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia

JAKARTA, Indonesia – Dengan didukung pengalaman selama lebih dari 20 tahun dalam bidang penerbitan akademik, pengembangan kapasitas institusional, dan kemitraan dengan jurnal global, Enago hari ini mengumumkan peluncuran platform berbahasa Indonesia yang telah dilokalisasi, www.enago.id.

Platform terlokalisasi ini dirancang untuk mendukung seluruh ekosistem akademik di Indonesia – membantu peneliti Indonesia meraih penerimaan naskah di jurnal, mendukung universitas dalam meningkatkan metrik pemeringkatan internasional, serta mendampingi jurnal menuju pengindeksan Scopus.

Dengan mengatasi hambatan bahasa, pembayaran, dan pengajuan naskah, pusat layanan regional ini menyediakan dukungan operasional yang dibutuhkan untuk mengubah hasil riset ilmiah lokal menjadi dampak yang diakui secara global.

“Setelah satu dekade melayani dan tumbuh bersama komunitas akademik Indonesia, saya bangga melihat kehadiran lokal kami akhirnya terwujud,” ujar N Arya, Senior Manager Strategic Alliances, Enago.

Untuk mengetahui selengkapnya dan mulai menggunakan layanan kami, kunjungi www.enago.id hari ini.

JAKARTA, Indonesia – Dengan
didukung pengalaman selama lebih dari 20 tahun dalam bidang penerbitan
akademik, pengembangan kapasitas institusional, dan kemitraan dengan jurnal global,
Enago hari ini mengumumkan peluncuran platform berbahasa Indonesia yang telah
dilokalisasi, www.enago.id. Berlandaskan pengalaman selama dua dekade dalam
membantu peneliti di seluruh dunia meraih penerimaan naskah di jurnal, mendukung
universitas dalam meningkatkan metrik pemeringkatan internasional, serta mendampingi
jurnal menuju pengindeksan Scopus, platform terlokalisasi ini dirancang untuk
mendukung seluruh ekosistem akademik di Indonesia.

“Setelah satu dekade
melayani dan tumbuh bersama komunitas akademik Indonesia, saya bangga melihat kehadiran
lokal kami akhirnya terwujud, sebuah babak baru dalam melayani dunia akademik
Indonesia dengan tujuan yang lebih kuat, komitmen yang lebih besar, serta visi untuk
tahun-tahun mendatang. Terima kasih atas seluruh dukungan dan kepercayaan yang
telah diberikan selama ini, serta untuk perjalanan selanjutnya!”
ujar
N Arya, Senior Manager Strategic Alliances, Enago.

Dengan mengatasi hambatan
bahasa, pembayaran, dan pengajuan naskah, pusat layanan regional ini
menyediakan dukungan operasional yang dibutuhkan untuk mengubah hasil riset
ilmiah lokal menjadi dampak yang diakui secara global.
“Tujuan kami sejak awal
adalah mengatasi berbagai hambatan dalam komunikasi ilmiah global dengan cara
memadukan keahlian manusia yang mendalam di bidang keilmuan dengan teknologi canggih
dan solusi AI yang bertanggung jawab.”
ujar Sharad Mittal, Pendiri
Enago.

“Seiring perkembangan AI
yang dengan cepat mengubah cara penelitian dilakukan, dievaluasi, dan
dipublikasikan, penyediaan infrastruktur regional khusus akan memastikan bahwa para
akademisi dan institusi di Indonesia dapat memanfaatkan berbagai perangkat
mutakhir untuk menghadapi standar publikasi yang kompleks dengan penuh
keyakinan.”

Untuk mengetahui selengkapnya
dan mulai menggunakan layanan kami, kunjungi www.enago.id hari ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM

Mempertegas posisinya sebagai konsultan bisnis dan pengembang kapasitas terdepan, Sanggabiz berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi “Capital Room: Business Pitching & Business Showcase”. Dalam acara yang didukung oleh Komdigi dan Garuda Spark ini, Founder Sanggabiz, Dwi Andi Rohmatika, mempresentasikan visi masa depan perusahaan melalui sesi Curated Startup Pitching, sekaligus memamerkan inovasi operasional Sanggabiz melalui area Business Showcase di hadapan para investor dan mitra strategis.

Yogyakarta, 4 September 2026 — Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan bisnis dan memperluas jaringan kemitraan berskala nasional, Sanggabiz sukses mengambil peran strategis dalam ajang “Capital Room: Business Pitching & Business Showcase“. Mengusung tema utama “Pitch. Connect. Raise.”, acara bergengsi ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh Taka Lab, ConnectX, dan GIK UGM pada Jumat, 4 September 2026, berlokasi di GIK UGM, Jl. Persatuan, Sendowo, Sleman, Yogyakarta.

Didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Garuda Spark, ajang ini didedikasikan khusus bagi startup dan perusahaan rintisan yang tengah mencari peluang investasi, mitra strategis, serta peluang bisnis baru (For Startups Seeking Investment, Strategic Partners, Business Opportunities).

Sepanjang acara yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 20.00 WIB ini, Sanggabiz tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menghadirkan ekshibisi interaktif pada area Business Showcase. Melalui showcase ini, tim Sanggabiz mendemonstrasikan secara langsung inovasi layanan mereka kepada para pemangku kepentingan dan calon investor. Pengunjung dapat melihat bagaimana Sanggabiz mengimplementasikan workflow operasional yang telah di-infused dengan kapabilitas AI-powered system serta penerapan RAPI Method, sebuah pendekatan yang dirancang untuk memastikan proses bisnis klien berjalan jauh lebih terarah dan terotomatisasi secara efisien.

Puncak momentum dari partisipasi Sanggabiz dalam ajang ini adalah penampilan Founder Sanggabiz, Dwi Andi Rohmatika (DA), yang terpilih untuk tampil dalam sesi Curated Startup Pitching. Di hadapan panel investor, kolaborator, dan pemimpin industri digital, DA memaparkan cetak biru (blueprint) pertumbuhan Sanggabiz dan bagaimana perusahaan telah berhasil mendampingi lebih dari 400 organisasi mitra.

Dalam pitching-nya, DA menekankan bahwa keunggulan kompetitif Sanggabiz tidak hanya terletak pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) atau teknologi mutakhir, tetapi juga pada nilai fundamental perusahaan yang sangat inklusif. Ia menyoroti penerapan R.E.A.L™ Framework yang diusung perusahaannya, serta komitmen nyata terhadap kepemimpinan perempuan (women-led) dan pemberdayaan komunitas disabilitas di dalam struktur tim Sanggabiz.

“Kami berada di Capital Room hari ini bukan sekadar untuk mencari investasi, tetapi untuk menemukan mitra strategis yang memiliki kesamaan visi. Sanggabiz telah membuktikan bahwa integrasi antara teknologi AI yang efisien dan lingkungan kerja yang inklusif dapat menciptakan solusi bisnis yang scalable dan berkelanjutan. Inilah masa depan operasional bisnis yang ingin kami tawarkan kepada skala pasar yang lebih luas,” tegas DA saat menutup sesi pitching-nya yang disambut antusiasme tinggi dari para peserta.

Melalui partisipasi aktif dalam ekosistem Capital Room di GIK UGM, Sanggabiz memproyeksikan terjadinya kesepakatan bisnis strategis baru yang akan mengokohkan langkah perusahaan dalam mengekspansi layanan konsultasi bisnis dan pengembangan kapasitas di tingkat nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES