Bittime Sambut Aturan OJK Terbaru: Dorong Penguatan Tata Kelola Industri Aset Digital

Bittime menyambut berlakunya PADK OJK No. 3 Tahun 2026 sebagai langkah penguatan tata kelola industri aset digital. Regulasi ini mengatur mekanisme pelaporan bagi penyelenggara, yang dinilai dapat mendorong industri yang lebih transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyambut baik berlakunya Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK (PADK OJK) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto sejak 1 September 2026. 

Bittime menilai penguatan mekanisme pelaporan dapat mendukung terciptanya industri aset digital yang semakin transparan, akuntabel, dan memiliki tata kelola yang baik.

Melansir situs OJK, PADK No. 3 Tahun 2026 menetapkan pedoman terkait mekanisme dan format pelaporan bagi penyelenggara perdagangan aset keuangan digital dan aset kripto. Ketentuan tersebut mencakup sejumlah bentuk pelaporan, antara lain laporan bulanan, penilaian mandiri manajemen risiko, laporan kegiatan tahunan, dan laporan insidental.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penguatan regulasi dan mekanisme pelaporan menjadi langkah positif dalam membangun industri aset digital yang semakin terstruktur.

“Sebagai PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, kami menyambut baik penguatan regulasi dan mekanisme pelaporan ini. Kami melihatnya sebagai langkah positif untuk membangun industri aset digital yang semakin transparan dan memiliki tata kelola yang baik. Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan konsumen dan memastikan perkembangan industri berjalan secara bertanggung jawab,” ujar Ryan.

Perkembangan Aset Digital di Pasar Global

Perkembangan industri aset digital juga terus berlangsung di tingkat global, seiring semakin beragamnya instrumen yang tersedia bagi pelaku pasar. Salah satunya adalah perdagangan derivatives, yang menjadi bagian signifikan dari aktivitas perdagangan aset kripto.

Berdasarkan laporan CoinMarketCap Research, 11 bursa yang dipantau mencatat total volume perdagangan spot dan derivatives sebesar US$4,74 triliun pada Juni 2026. Dari jumlah tersebut, derivatives mencapai sekitar US$4,00 triliun atau 84,5% dari total volume perdagangan.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu konteks bagi Bittime dalam mengembangkan Bittime Futures, yang melengkapi ekosistem Spot dan Staking. 

Pentingnya Memahami Risiko Futures

Di tengah perkembangan perdagangan derivatives, futures memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan perdagangan spot sehingga pemahaman terhadap mekanisme dan risikonya menjadi penting.

“Futures memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda dibandingkan perdagangan spot sehingga pemahaman terhadap mekanisme, manajemen risiko, dan kondisi pasar menjadi hal yang penting. Karena itu, inovasi produk perlu berjalan seiring dengan edukasi dan perlindungan konsumen,” jelas Ryan.

Penggunaan leverage dapat meningkatkan eksposur terhadap pergerakan harga. Perubahan harga yang berlawanan dengan posisi juga dapat memperbesar potensi kerugian dan dalam kondisi tertentu menyebabkan likuidasi. Karena itu, futures tidak sesuai untuk semua investor dan calon pengguna perlu memahami karakteristik serta risiko produk sebelum melakukan transaksi.

Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem aset digital, Bittime menyediakan sejumlah produk 3 in 1 di dalam satu aplikasi yaitu Spot, Staking, dan Futures. Pengembangan produk tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek edukasi, perlindungan konsumen, manajemen risiko, serta ketentuan yang berlaku.

“Bittime akan terus berkomitmen memenuhi ketentuan OJK, memperkuat perlindungan konsumen, dan menghadirkan inovasi secara bertanggung jawab. Kami melihat Bittime Futures sebagai bagian dari inovasi produk yang perlu dikembangkan dengan tetap memperhatikan aspek kepatuhan, edukasi, dan manajemen risiko,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Nagita Slavina Nikmati Pesona Danau Toba dan Hospitality Bintang Lima di Marianna Resort Samosir

Samosir, September 2026 — Pesona Danau Toba menjadi bagian dari perjalanan Nagita Slavina saat berkunjung ke Samosir, Sumatera Utara. Dalam kunjungannya, Nagita memilih Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir, resort bintang lima yang menawarkan panorama Danau Toba, beragam fasilitas, serta keramahan yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman khas Samosir.

Kedatangan Nagita Slavina di Marianna Resort menjadi momen istimewa. Tiba melalui jalur perairan menggunakan yacht, Nagita disambut di jetty Marianna Resort dan kemudian dijemput menggunakan buggy car menuju area resort. Setibanya di resort, Nagita mendapat sambutan hangat dari I Ketut Gunarta, General Manager Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir, bersama jajaran tim Marianna.

Sambutan semakin istimewa dengan penyematan ulos kepada Nagita sebagai simbol penghormatan dan keramahan khas Batak, serta pertunjukan Tari Tor-Tor yang turut mengiringi momen kedatangannya. Penyambutan ini menjadi bagian dari upaya Marianna Resort menghadirkan pengalaman yang tidak hanya mengutamakan kenyamanan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para tamu.

Memasuki hari pertama, Nagita menghabiskan waktu di kawasan resort yang berada langsung di tepian Danau Toba. Suasana tenang dan panorama danau menjadi bagian dari pengalaman selama berada di Marianna, termasuk menikmati pemandangan dari area Infinity Pool.

Pengalaman kuliner turut melengkapi kunjungan Nagita di Marianna. Pada malam hari, Nagita dan tim menikmati Teppanyaki di Escape Rooftop Bar, dengan konsep live cooking dalam suasana rooftop. Rombongan juga menikmati BBQ Dinner dalam suasana santai di area resort serta berbagai pilihan hidangan di The Rise All Day Dining.

Pada hari kedua, perjalanan Nagita berlanjut dengan mengeksplorasi sejumlah destinasi di Samosir. Bersama tim, Nagita melakukan perjalanan ke luar resort untuk menikmati suasana dan keindahan berbagai destinasi wisata di Pulau Samosir, sekaligus melakukan sejumlah aktivitas dan pemotretan di beberapa lokasi.

Kunjungan ke Samosir memberikan kesempatan bagi Nagita dan tim untuk merasakan lebih dekat kekayaan alam serta pengalaman wisata yang ditawarkan kawasan Danau Toba. Beberapa anggota tim Nagita juga menyempatkan diri mencoba aktivitas watersport, menambah keseruan selama berada di kawasan tersebut.

Setelah menikmati rangkaian pengalaman di Samosir, perjalanan Nagita dilanjutkan kembali melalui jalur perairan menggunakan yacht dari jetty Marianna Resort. Perjalanan melalui Danau Toba memberikan perspektif berbeda untuk menikmati keindahan destinasi dari sisi perairan.

I Ketut Gunarta, General Manager Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir, menyampaikan kebahagiaannya dapat menyambut Nagita Slavina dan tim di Marianna Resort.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menyambut Nagita Slavina dan tim di Marianna Resort. Kami ingin setiap tamu yang datang tidak hanya merasakan kenyamanan resort, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang berkesan melalui keindahan Danau Toba, hospitality, kuliner, dan budaya Batak. Semoga pengalaman selama berada di Marianna dan Samosir dapat menjadi kenangan yang indah,” ujar I Ketut Gunarta.

Sebagai resort bintang lima di Samosir, Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir terus menghadirkan pengalaman menginap yang memadukan keindahan alam Danau Toba dengan kenyamanan, kuliner, rekreasi, dan sentuhan budaya lokal. Berlokasi di kawasan Tuktuk Siadong, Marianna menjadi salah satu pilihan untuk menikmati berbagai pengalaman dan destinasi di Pulau Samosir.

Kunjungan Nagita Slavina dan tim turut memperlihatkan bagaimana keindahan Danau Toba, kekayaan budaya Batak, dan keramahan dapat berpadu dalam sebuah pengalaman perjalanan yang berkesan di Samosir.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Trading di Tengah Volatilitas dengan Fitur Auto Order, BRIDS Raih Penghargaan ICAII 2026

BRIDS meraih Anugerah Khusus Produk dan Model Bisnis ICAII 2026 melalui fitur BRIGHTS Smart Auto Order, inovasi yang membantu investor menjalankan strategi trading secara lebih terukur dan disiplin di tengah dinamika pasar.

Penghargaan ini menegaskan komitmen BRIDS menghadirkan solusi investasi digital yang relevan dengan kebutuhan investor sekaligus mendukung pertumbuhan investor pasar modal yang berkualitas.

Jakarta,
10 September 2026
– Pertumbuhan aktivitas pasar saham
Indonesia terus membuka peluang semakin banyak masyarakat untuk berpartisipasi
di pasar modal. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Juli 2026 menunjukkan
bahwa jumlah investor saham Indonesia telah menembus lebih dari 10 juta
investor yang mana sebelumnya di tahun 2025 periode yang sama tercatat 7,4 juta
atau terdapat kenaikan sekitar 35,56%. Namun, pertumbuhan tersebut juga
diiringi dengan dinamika pasar yang semakin cepat dan volatil. Pada Juni 2026,
IHSG sempat terkoreksi 7,90% secara bulanan sebelum kembali menguat 10,51% pada
Juli 2026. Pergerakan tersebut menunjukkan pentingnya bagi investor untuk
memiliki strategi yang terukur dan mampu menjalankannya secara disiplin, untuk
beradaptasi dengan perubahan kondisi pasar.

Sebagai bentuk
komitmen dalam menghadirkan solusi investasi yang relevan dengan kebutuhan
investor, PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menghadirkan fitur Auto
Order
melalui aplikasi investasi digital BRIGHTS. Fitur ini memungkinkan
investor mengatur pembelian maupun penjualan saham secara otomatis berdasarkan
kondisi dan target harga yang telah ditentukan sebelumnya. Melalui inovasi
tersebut, investor dapat menjalankan strategi trading secara lebih terstruktur
tanpa harus terus-menerus memantau pergerakan harga secara manual.

Pengembangan Auto
Order
juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap
layanan investasi berbasis digital. Sepanjang periode Agustus 2025 hingga Juli
2026, aplikasi BRIGHTS mencatatkan total nilai transaksi saham sebesar Rp115,66
triliun atau rata-rata Rp484 miliar per bulan. Nilai transaksi tertinggi
tercatat pada Mei 2026 dengan nilai mencapai Rp1,4 triliun. Sementara itu,
aktivitas transaksi mencapai rata-rata 34.930 nasabah aktif sepanjang periode
tersebut dan mencapai puncaknya sebanyak 53.472 transaksi pada Januari 2026.
Capaian ini mencerminkan pemanfaatan platform digital yang terus berkembang
dalam mendukung aktivitas trading dan investasi nasabah.

Atas inovasi dan
komitmen tersebut, BRIDS berhasil meraih penghargaan kategori Anugerah Khusus kategori
Produk dan Model Bisnis untuk BRIGHTS Smart Auto Order Trading Future dalam
ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2026 di Main Hall Bursa
Efek Indonesia (BEI).

Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, mengatakan penghargaan
tersebut menjadi apresiasi atas komitmen BRIDS dalam menghadirkan inovasi yang
berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan dan tantangan investor di pasar
modal Indonesia.

“Kami tidak hanya mengejar volume, tetapi juga
fokus pada bagaimana menghadirkan solusi yang dapat membantu investor membangun
pola investasi yang lebih disiplin dan berkelanjutan. Melalui fitur Auto Order,
kami ingin membantu investor berinvestasi secara lebih cerdas dan terencana,
bukan sekadar meningkatkan frekuensi transaksi. Ke depan, selain mendukung
pertumbuhan bisnis, kami berharap inovasi ini juga dapat berkontribusi terhadap
roadmap OJK untuk mencapai 50 juta investor dalam lima tahun, dengan kualitas
investor yang semakin baik dan berkelanjutan,” ujar Fifi.

Auto Order membantu
investor mengeksekusi strategi investasi secara otomatis berdasarkan parameter
yang telah ditentukan sebelumnya, tanpa perlu memantau pasar secara terus-menerus.
Dengan fitur ini, nasabah dapat bertransaksi dengan lebih konsisten dan
disiplin sesuai dengan rencana investasi mereka.

Ke depan, BRIDS
akan terus mengembangkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan investor
sekaligus mendukung perluasan akses masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.
Sebagai bagian dari ekosistem BRI Group, BRIDS berkomitmen untuk menghadirkan
layanan investasi yang semakin mudah, fleksibel, dan relevan melalui
pemanfaatan teknologi dan jaringan yang dimiliki BRI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sejumlah Komoditas Tumbuh Positif, Pelindo Multi Terminal Branch Lembar Catat kenaikan Produksi Semester I 2026

Lombok Barat, September 2026 — PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar mencatat pertumbuhan positif pada sejumlah komoditas arus nonpetikemas dan kendaraan/RoRo Semester I 2026 atau periode Januari hingga Juni 2026. Pertumbuhan tersebut terlihat pada arus curah cair, bag cargo, curah kering, serta kendaraan/RO-RO dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tertinggi tercatat pada arus curah cair yang meningkat 82,8 persen, dari 6.393 Ton pada Semester I 2025 menjadi 11.687 Ton pada Semester I 2026. Peningkatan juga terjadi pada arus bag cargo sebesar 28,1 persen, dari 69.906 Ton menjadi 89.550 Ton pada periode yang sama.

Selain itu, arus curah kering turut mengalami pertumbuhan sebesar 7,7 persen, dari 315.478 Ton pada Semester I 2025 menjadi 339.628 Ton pada Semester I 2026. Sementara itu, arus kendaraan/RO-RO mencatat pertumbuhan sebesar 4,3 persen, dari 134.446 unit menjadi 140.235 unit.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Lembar, Kunto Wibisono, mengatakan pertumbuhan pada sejumlah komoditas tersebut menunjukkan bahwa aktivitas arus barang melalui Pelabuhan Lembar tetap bergerak positif sepanjang Semester I 2026. Peningkatan produksi pada beberapa jenis komoditas juga menjadi bagian dari dinamika kegiatan logistik yang berlangsung di pelabuhan.

“Pertumbuhan pada sejumlah komoditas ini menjadi bagian dari dinamika aktivitas logistik yang berlangsung di Pelabuhan Lembar. Kami terus menjaga keandalan operasional dan kualitas pelayanan agar arus barang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan efektif,” terang Kunto Wibisono.

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, Pelindo Multi Terminal Branch Lembar akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan arus barang serta memastikan kesiapan fasilitas dan operasional kepelabuhanan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan dan memberikan pengalaman layanan yang optimal bagi pengguna jasa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Makan Bergizi Gratis dan Masa Depan Gizi Anak Indonesia: Antara Target Ambisius dan Realita Lapangan

Target Ambisius 82,9 Juta Penerima Manfaat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu inisiatif paling ambisius dalam sejarah kebijakan gizi Indonesia. Pada 2026, program ini ditargetkan menjangkau hingga 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Penerima manfaat mencakup ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik dari tingkat dasar hingga menengah.

Namun, angka besar bukan jaminan dampak besar. Pertanyaan fundamentalnya: apakah program ini mampu mengubah pola makan anak secara berkelanjutan, atau hanya menjadi distribusi makanan rutin tanpa efek jangka panjang?

Mindset yang Mulai Berubah

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya, dalam talkshow “Gizi Anak untuk Masa Depan” di CNN Indonesia Wellnest Festival 2026, menyoroti perubahan cara pandang yang mulai terjadi. “Dulu kita makan, ya, makan saja. Karbohidrat ditumpuk dengan karbohidrat. Sekarang mindset-nya sudah berubah, makan itu harus ada karbohidrat, protein, serat, dan vitamin,” ujarnya.

Perubahan ini penting karena pola makan berperan besar dalam menentukan kualitas generasi mendatang. Pemerintah kini memberi perhatian serius pada pemenuhan gizi kelompok rentan, dengan fokus utama mengatasi stunting.

Pendekatan Berbasis Pangan Lokal

Salah satu keunggulan program MBG adalah pendekatannya yang tidak menerapkan menu nasional seragam. Setiap daerah diberi keleluasaan menyesuaikan menu dengan bahan pangan lokal dan kebiasaan makan setempat. Pendekatan ini dinilai lebih realistis dan mudah diterima anak-anak.

BGN juga menerapkan sistem evaluasi dari sisa makanan di sekolah. Menu yang kurang diminati akan dicatat dan menjadi bahan perbaikan untuk penyusunan menu berikutnya, tanpa memaksakan makanan tertentu kepada anak. Sisa makanan dari dapur penyedia gizi pun dimanfaatkan kembali, mulai dari pakan ternak hingga pupuk organik.

Stunting dan Anemia: Dua Musuh Besar

Kementerian Kesehatan menargetkan prevalensi stunting nasional turun menjadi 17,5 persen pada 2026. Strategi utamanya adalah pemenuhan gizi anak, terutama konsumsi protein hewani seperti telur, ikan, ayam, daging, dan susu.

Namun, tantangan tetap besar. Pakar dari Universitas Indonesia mengungkap fenomena yang terjadi di Indonesia: banyak anak cukup makan, namun kurang gizi. Mereka mengonsumsi makanan yang dominan karbohidrat seperti nasi, mi, atau makanan murah tinggi kalori. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai masalah gizi, mulai dari stunting, anemia, hingga obesitas pada anak.

Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Doddy Izwardy, menegaskan bahwa pola makan anak usia sekolah memengaruhi risiko stunting antargenerasi. Ia menambahkan bahwa pola makan anak yang tidak teredukasi dapat memperbesar risiko stunting akibat faktor ekonomi dan lingkungan.

Gizi Ibu Hamil sebagai Fondasi

Program MBG juga menyasar ibu hamil dan balita pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Kementerian Kesehatan menggandeng Jerman untuk mengamankan pasokan suplemen Multiple Micronutrient Supplement (MMS)—suplemen khusus ibu hamil berstandar global yang mengandung 15 jenis vitamin dan mineral esensial. Suplemen ini dinilai lebih efektif dibandingkan tablet tambah darah biasa dalam mencegah stunting.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa sekitar 75 persen otak manusia terbentuk di dalam kandungan. “Ketika gizi tidak terpenuhi, maka perkembangan otak anak bisa terhambat,” ujarnya.

Efisiensi Tanpa Mengurangi Manfaat

Di tengah tekanan anggaran, BGN mendukung kebijakan efisiensi dengan mengubah pola distribusi MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan, tanpa mengurangi nilai manfaat yang diterima. Biaya per porsi tetap Rp10 ribu di Pulau Jawa dan sekitarnya.

Program MBG juga difokuskan pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah lima tahun.

Mengapa September Menjadi Waktu yang Tepat untuk Menikmati Canggu

Canggu, Bali – September 2026 – September menawarkan waktu yang menarik untuk menikmati Canggu, Bali, dengan suasana yang tetap hidup namun lebih santai setelah periode liburan puncak di bulan Agustus.

Canggu tetap menjadi salah satu kawasan pesisir yang populer dengan pantai, kafe, restoran, beach club, wellness, dan budaya selancarnya. Namun, setelah Agustus, ritme perjalanan mulai melandai. Bali mencatat 682.866 kunjungan wisatawan mancanegara pada Agustus 2025, sebelum turun menjadi 635.149 pada September, atau 6,99% lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan ini tidak berarti Bali menjadi sepi. Sebaliknya, September memberikan keseimbangan antara energi kawasan yang tetap aktif dan suasana yang lebih nyaman, terutama bagi wisatawan yang ingin tinggal lebih lama.

Canggu untuk Tinggal, Bekerja, dan Menikmati Bali

Dalam beberapa tahun terakhir, Canggu telah berkembang menjadi lebih dari sekadar destinasi untuk liburan singkat. Kehadiran kafe, coworking space, restoran, tempat wellness, serta berbagai aktivitas di sekitar pantai menjadikannya pilihan bagi digital nomad, pekerja remote, dan wisatawan yang ingin tinggal selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

September menjadi waktu yang sesuai untuk menikmati gaya perjalanan tersebut. Wisatawan dapat menjalani rutinitas yang lebih santai, mulai dari bekerja sambil menikmati kopi, menghabiskan waktu di pantai, hingga menjelajahi restoran dan kawasan sekitar tanpa harus mengikuti itinerary yang padat.

Bagi wisatawan yang ingin menjadikan Canggu sebagai bagian dari keseharian, Swarga Suites Bali Berawa menawarkan pilihan long-stay yang memberikan kenyamanan dan kemudahan selama masa tinggal.

[Klik di sini untuk melihat penawaran long-stay Swarga Suites Bali Berawa.]

Dengan suasana yang tetap sosial dan dinamis, namun tidak sepadat periode puncak bulan Agustus, September memberikan kesempatan untuk menikmati Canggu dengan ritme yang lebih nyaman.

Bagi wisatawan yang mempertimbangkan Bali pada September 2026, bulan ini dapat menjadi waktu yang tepat untuk tidak hanya mengunjungi Canggu, tetapi juga tinggal lebih lama, bekerja, terhubung dengan lingkungan sekitar, dan menikmati gaya hidup pesisir Bali dengan lebih santai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mulai 1 Oktober 2026, Balasan WhatsApp Bisnis Jadi Berbayar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Mulai 1 Oktober 2026, cara bisnis membalas pelanggan melalui WhatsApp Business API akan berubah. Balasan kategori service atau non-template di dalam customer service window tidak lagi gratis tanpa batas. Pesan yang dikirim agent manusia, chatbot, maupun AI tetap dihitung sebagai pesan keluar bisnis.

Perubahan ini penting karena biaya komunikasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah pelanggan yang menghubungi, tetapi juga oleh panjang alur dan banyaknya respons. Bisnis yang masih menanyakan data satu per satu atau mengulang jawaban dasar akan merasakan dampaknya lebih besar.

Apa yang Berubah pada Biaya Balasan WhatsApp

Pesan yang dikirim pelanggan ke bisnis tetap tidak berbayar. Biaya muncul ketika bisnis mengirim balasan service atau non-template. Karena itu, pembeda utamanya bukan siapa yang mengetik, melainkan apakah ada pesan keluar dari sisi bisnis. Balasan otomatis tetap perlu dihitung bersama balasan agent.

Perubahan tersebut perlu diterjemahkan menjadi aturan operasional. Tim harus mengetahui kapan percakapan dimulai, jenis pesan yang dikirim, dan bagian mana dari alur yang menghasilkan respons berulang tanpa membantu pelanggan maju menuju penyelesaian.

Perubahan juga perlu dibahas lintas fungsi. Marketing memahami sumber percakapan, customer service mengetahui pertanyaan yang paling sering berulang, sales melihat kualitas lead, dan finance membutuhkan proyeksi biaya. Tanpa koordinasi, satu tim dapat mengurangi pesan sementara tim lain menambah follow-up yang tidak terukur.

Tujuannya bukan mengurangi akses layanan. Satu respons yang langsung menjawab kebutuhan lebih efisien daripada beberapa pesan pendek yang memecah informasi dan membuat pelanggan menunggu lebih lama.

Keringanan yang Masih Bisa Dimanfaatkan

Meta tetap menyediakan kuota 1.000 pesan service gratis setiap bulan untuk setiap akun bisnis. Kuota ini dapat menahan sebagian biaya, terutama bagi bisnis dengan volume rendah. Namun, perusahaan dengan ribuan percakapan tetap perlu mengendalikan jumlah respons setelah kuota habis.

Keringanan lain berlaku pada percakapan yang berasal dari iklan Click-to-WhatsApp. Ketika pelanggan memulai chat dari iklan dan bisnis memberikan respons dalam 24 jam, window gratis 72 jam dapat terbuka sejak balasan pertama bisnis terkirim. Periode tersebut dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan, melakukan kualifikasi, dan menyiapkan tindak lanjut.

Kuota dan window gratis tetap bukan pengganti desain alur. Jika agent masih meminta informasi secara bertahap atau pelanggan harus mengulang konteks, volume pesan akan kembali meningkat setelah masa gratis berakhir.

Siapkan Alur Layanan Sebelum Aturan Berlaku

Sebelum menambah anggaran, bisnis perlu memetakan pertanyaan berulang, jenis kasus yang membutuhkan manusia, serta kanal yang paling sesuai untuk setiap kebutuhan. Langkah ini membentuk kebutuhan terhadap sistem yang menjaga konteks ketika pelanggan berpindah dari satu jalur layanan ke jalur lain.

Untuk kebutuhan tersebut, bisnis dapat menggunakan WhatsApp Business API Barantum agar percakapan pelanggan dikelola dalam alur yang lebih terukur. Penggunaannya tetap perlu disertai pemetaan jenis pertanyaan, aturan eskalasi, dan pilihan kanal agar setiap respons memiliki fungsi yang jelas.

FAQ atau portal self-service dapat digunakan untuk jawaban yang stabil, Form untuk mengumpulkan data sekaligus, AI untuk pertanyaan umum, dan panggilan untuk kasus yang memerlukan banyak klarifikasi. Ketika pelanggan perlu berpindah kanal, Omnichannel Barantum dapat menyatukan chat dari WhatsApp, Live Chat, media sosial, dan kanal lain dalam satu inbox sehingga konteks tidak terputus.

Tetapkan pula metrik awal seperti rata-rata balasan per percakapan, persentase kasus yang selesai pada kontak pertama, jumlah eskalasi, dan percakapan yang dibuka ulang. Data tersebut dapat ditinjau melalui CRM Barantum agar histori, lead, pipeline, dan tindak lanjut tetap berada dalam satu alur, sekaligus membantu tim menilai apakah efisiensi berasal dari alur yang lebih baik atau sekadar penurunan aktivitas pelanggan.

Penutupnya, persiapan terbaik bukan sekadar mengirim pesan sesedikit mungkin. Tetapkan baseline jumlah percakapan, rata-rata balasan, dan waktu penyelesaian, lalu tinjau hasil setelah satu siklus tagihan. Detail kebijakan tetap perlu dicek melalui dokumentasi resmi Meta sebelum SOP dan proyeksi biaya ditetapkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

MediaMIND Buka Ruang Angkat Cerita Pertambangan dari Daerah

PANGKALPINANG — MediaMIND 2026 membuka ruang bagi jurnalis Bangka Belitung untuk membawa pengalaman dan realitas pertambangan timah ke audiens yang lebih luas.
Kompetisi karya jurnalistik yang digagas Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID ini menjadi ajang bagi wartawan daerah untuk menghadirkan perspektif yang lebih utuh, berangkat dari kedekatan mereka dengan aktivitas pertambangan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
“Ini pertama kali saya mengikuti MediaMIND. Menurut saya kegiatan seperti ini penting karena teman-teman wartawan di Bangka Belitung memiliki banyak pengalaman dan cerita mengenai pertambangan timah yang bisa dibawa tidak hanya ke tingkat nasional, tetapi juga lebih luas lagi,” ujar jurnalis Jurnal Indonesia, Alza Munzi, usai sosialisasi MediaMIND 2026 di PT Timah Tbk, Rabu (9/9/2026).
Ia menambahkan, peliputan sektor pertambangan memiliki tantangan tersendiri, mulai dari akses narasumber hingga dinamika lapangan. Namun dari pengalaman tersebut, lahir berbagai cerita yang mampu menghadirkan sudut pandang yang lebih dekat dan humanis.
Alza berencana mengangkat isu kelompok rentan seperti perempuan dan anak yang terdampak aktivitas pertambangan. Menurutnya, isu tersebut masih jarang diangkat, padahal memiliki keterkaitan dengan perubahan sosial dan program pemberdayaan yang berjalan di masyarakat.
Division Head CSR PT Timah Tbk Rahmat Taufik mengatakan MediaMIND menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara perusahaan, media, dan akademisi, sehingga pemahaman publik terhadap industri pertambangan dapat terbentuk secara lebih utuh.
“Harapannya melalui MediaMIND muncul perspektif-perspektif baru mengenai PT Timah. Perusahaan bukan hanya melakukan kegiatan penambangan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat, baik melalui pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun program-program keberlanjutan,” kata Rahmat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kesehatan Prostat Pria Sering Terabaikan, Padahal Bisa Berawal dari Keluhan Sepele

Bagi banyak pria, membicarakan kesehatan prostat mungkin bukan hal yang menjadi prioritas. Padahal, prostat merupakan bagian penting dari sistem reproduksi pria dan berbagai gangguan pada organ ini dapat muncul seiring bertambahnya usia. Salah satu yang paling umum adalah pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Kondisi ini bukan kanker, tetapi ketika prostat membesar, aliran urine dapat terganggu dan menimbulkan berbagai keluhan.

Menariknya, gangguan prostat kerap berawal dari hal yang dianggap sepele. Lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari, sulit memulai buang air kecil, pancaran urine melemah, urine menetes di akhir, atau merasa belum tuntas setelah buang air kecil adalah beberapa keluhan yang perlu diperhatikan. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker prostat mencatat sekitar 13.130 kasus baru di Indonesia dan menjadi salah satu kanker dengan kasus terbanyak pada pria. Sementara itu, data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa dalam salah satu kajian terhadap pasien di tiga rumah sakit pusat pendidikan, 59,3% kasus kanker prostat terdeteksi/ ditemukan saat sudah memasuki stadium lanjut. Gejala tersebut memang tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit prostat, tetapi perubahan pola buang air kecil yang menetap sebaiknya tidak diabaikan dan perlu dikonsultasikan kepada tenaga medis.

Selain pembesaran prostat jinak, pria juga perlu mewaspadai kanker prostat. Salah satu tantangan terbesar adalah kanker prostat pada tahap awal dapat tidak menimbulkan gejala yang jelas. Karena itu, menunggu sampai muncul keluhan bukanlah cara yang bisa diandalkan untuk mengetahui kondisi prostat. Risiko juga meningkat seiring bertambahnya usia dan riwayat keluarga, sehingga pria dengan faktor risiko tertentu perlu lebih proaktif mendiskusikan pemeriksaan dengan dokter. Pemeriksaan Prostate-Specific Antigen (PSA) dapat menjadi salah satu bagian dari evaluasi, meskipun hasil PSA tidak dapat digunakan sendirian untuk memastikan adanya kanker prostat.

Momentum World Prostate Awareness menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan prostat sebaiknya dimulai sebelum muncul masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Mengenali perubahan pada tubuh, menerapkan gaya hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai faktor risiko masing-masing dapat menjadi langkah untuk lebih memahami kondisi kesehatan diri sendiri. Terlebih bagi pria yang sudah memasuki usia dengan risiko lebih tinggi atau memiliki riwayat keluarga, skrining dan konsultasi kesehatan dapat membantu menentukan pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Untuk mendukung langkah tersebut, Prodia menghadirkan promo spesial World Prostate Awareness selama September 2026. Manfaatkan hemat 20%* untuk pemeriksaan terkait prostat di Prodia Lab dan Klinik. Jangan menunggu keluhan menjadi semakin mengganggu untuk mulai peduli. Kunjungi Prodia terdekat atau lakukan reservasi dengan mudah melalui WhatsApp Kontak Prodia 0855 1500 830 maupun aplikasi U by Prodia. Yuk, lebih aware terhadap kesehatan prostat dan jadwalkan pemeriksaan sekarang. #TenangKarenaTau

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

ProviderSMM menghadirkan fitur baru bernama Request Layanan untuk reseller yang belum menemukan layanan Social Media Marketing (SMM) yang mereka butuhkan di katalog. Permintaan tersebut nantinya masuk ke proses pengecekan dan pengujian sebelum diputuskan bisa tersedia untuk pengguna atau tidak.

Fitur ini lahir dari database layanan yang selama ini dikumpulkan ProviderSMM dari berbagai panel dan provider di sejumlah negara. Jumlahnya saat ini sudah mencapai lebih dari 1 juta entri layanan. Sebelum Request Layanan tersedia, katalog ProviderSMM sendiri berisi 531 layanan aktif yang telah melalui proses kurasi dan dapat langsung diorder.

Selama ini database tersebut lebih banyak digunakan tim internal untuk mencari kandidat layanan baru. Sekarang, reseller juga mendapat jalur untuk menyampaikan layanan yang sedang mereka cari, sehingga kebutuhan pasar bisa ikut menjadi bahan pertimbangan dalam proses penambahan katalog.

Reseller Kini Punya Jalur Request yang Lebih Jelas

Sebagai SMM panel Indonesia untuk reseller, ProviderSMM merancang Request Layanan untuk kebutuhan yang cukup sederhana: reseller menemukan jenis layanan yang dibutuhkan, tetapi layanan tersebut belum tersedia di katalog. Sebelumnya, permintaan seperti ini umumnya disampaikan melalui customer service. Masalahnya, reseller tidak memiliki alur khusus untuk mengetahui sejauh mana permintaan tersebut diproses.

Sistem baru membuat prosesnya lebih tertata. Reseller terlebih dahulu mencari layanan berdasarkan database yang sudah dihimpun ProviderSMM. Jika layanan yang dibutuhkan belum tersedia di katalog, reseller akan diarahkan ke sistem pengajuan resmi ProviderSMM, tempat request tersebut diproses sekaligus kapasitas pengajuan ditentukan berdasarkan level akun.

Namun, request bukan berarti layanan akan langsung ditambahkan. Tim ProviderSMM tetap melakukan evaluasi dan pengujian sebelum layanan dinyatakan layak masuk katalog. Standarnya sama dengan kandidat layanan yang ditemukan oleh tim internal.

Lebih dari 1 Juta Entri Belum Tentu Layak Dijual

Besarnya database bukan berarti ProviderSMM memiliki lebih dari satu juta layanan siap order. Angka tersebut merupakan kumpulan entri layanan dari berbagai SMM panel dan provider di seluruh dunia yang digunakan sebagai sumber pencarian serta pemantauan.

Dari sana, tim menyaring kandidat berdasarkan berbagai pertimbangan, mulai dari kategori dan platform hingga karakter layanan yang sedang dibutuhkan pasar. Kandidat yang dianggap relevan kemudian dapat masuk ke tahap pengujian.

Sebelum fitur Request Layanan diperkenalkan, terdapat 531 layanan aktif yang sudah tersedia di katalog. Angka ini merupakan layanan yang telah melalui kurasi sebelumnya, bukan hasil dari fitur request yang baru dirilis.

Perbedaannya sekarang ada pada sumber kebutuhan. Jika sebelumnya kandidat baru terutama ditemukan lewat pemantauan tim ProviderSMM, reseller kini bisa ikut memberi masukan secara langsung tentang layanan apa yang sedang mereka cari.

114 Layanan Baru Sudah Lolos Quality Control

Proses penyaringan tetap menjadi bagian penting sebelum sebuah layanan diaktifkan. Dari database yang sudah dikumpulkan, 680 layanan telah masuk ke tahap pengujian internal. Sebanyak 114 layanan dinyatakan lolos quality control, tetapi belum diaktifkan ke katalog, sedangkan 217 layanan ditolak karena hasil pengujiannya tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Kandidat lainnya masih berada dalam tahapan pengujian dan evaluasi. Artinya, status sebuah layanan tidak ditentukan hanya dari nama, harga, atau klaim yang tercantum pada sumber awalnya.

Tim quality control melihat beberapa aspek seperti kecepatan proses, kestabilan, tingkat penurunan atau drop rate, serta konsistensi hasil dalam periode tertentu. Layanan yang terlihat bagus pada percobaan pertama belum tentu memiliki performa yang sama ketika diuji kembali.

Itu pula yang menjelaskan kenapa jumlah layanan aktif jauh lebih sedikit dibandingkan database yang tersedia. Database digunakan untuk memperluas pilihan kandidat, sementara katalog berisi layanan yang sudah melewati tahapan seleksi.

Kuota Request Bisa Dipakai Kembali

Setiap akun memiliki batas request aktif yang berbeda sesuai level member yang terdaftar. Pada level awal, reseller dapat memiliki satu request aktif, sementara akun pada level tertinggi bisa mengajukan hingga 20 request secara bersamaan.

Batas tersebut bukan kuota sekali pakai. Saat sebuah request selesai dinilai, baik hasilnya diterima maupun ditolak, slot akan kembali tersedia dan bisa digunakan untuk pengajuan berikutnya.

Sistem seperti ini dipakai agar antrean pengujian tetap terkendali. Di sisi lain, reseller dengan aktivitas lebih tinggi tetap memiliki ruang untuk mengajukan beberapa layanan sekaligus tanpa harus menunggu satu permintaan selesai sebelum mengirim permintaan berikutnya.

Permintaan Pasar Berubah Lebih Cepat

Jenis layanan yang dicari reseller tidak selalu sama dari waktu ke waktu. Perubahan fitur di platform media sosial, munculnya format konten baru, sampai permintaan dari klien bisa membuat kebutuhan bergeser dalam waktu relatif singkat.

Di sisi lain, penambahan layanan tidak bisa dilakukan hanya karena sedang banyak dicari. ProviderSMM masih harus memastikan kandidat tersebut memenuhi standar yang sudah ditetapkan sebelum dibuka ke pengguna.

“Kebutuhan reseller terhadap jenis layanan baru berubah cukup cepat, sementara proses kurasi kami tetap harus menjaga standar kualitas,” kata Sukmawan, QC Specialist ProviderSMM, yang menangani pengembangan fitur Request Layanan.

“Fitur ini memberi jalur yang lebih terstruktur bagi reseller untuk menyampaikan kebutuhan tersebut, tanpa menghilangkan proses evaluasi yang selama ini kami jalankan. Kami tidak ingin request terasa seperti formulir yang dikirim lalu dilupakan, karena itu proses dan hasil pengajuannya dibuat agar bisa dipantau oleh reseller.”

Request yang masuk juga memberi gambaran tambahan kepada tim mengenai kategori layanan yang sedang banyak dicari. Meski begitu, tingginya permintaan tidak otomatis membuat suatu layanan lolos. Hasil pengujian tetap menjadi dasar keputusan.

Melengkapi Sistem Monitoring yang Sudah Ada

Request Layanan menjadi lanjutan dari sistem monitoring layanan yang sebelumnya sudah dikembangkan ProviderSMM. Bedanya, monitoring lebih banyak digunakan untuk melihat performa layanan yang sudah tersedia atau sedang diamati, sedangkan Request Layanan bekerja dari tahap sebelumnya.

Reseller bisa menyampaikan kebutuhan sebelum layanan tersebut tersedia di katalog. Dari sana, tim menentukan apakah kandidat layak masuk pengujian dan, jika hasilnya memenuhi standar, apakah akhirnya dapat diaktifkan.

Dengan pola ini, pengembangan katalog tidak hanya bergantung pada pencarian internal. Kebutuhan reseller ikut menjadi salah satu sumber informasi, sementara keputusan akhir tetap berada pada proses evaluasi dan quality control.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES