Rayakan HUT ke-70, SUCOFINDO Hadirkan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat Kepahiang, Bengkulu

Bengkulu, (27/10) – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih di Panti Asuhan Al-Kahfi, Desa Weskust, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa” yang menyasar 70 titik di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO). Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi anak-anak panti asuhan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepahiang, Bagus Nur Jafar Hadi Saputro, mengapresiasi kolaborasi PT SUCOFINDO (PERSERO) dan ABPEDNAS dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kolaborasi antara dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan seperti ini penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap sinergi serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Bengkulu, Ahmad Tanzil Daulay, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas sumur bor tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program TJSL.

“Memasuki usia ke-70, SUCOFINDO terus berupaya menghadirkan kontribusi yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Kami berharap fasilitas sumur bor ini dapat menunjang kebutuhan sehari-hari anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Al-Kahfi serta dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang,” tuturnya.

Ahmad Tanzil Daulay menambahkan, kolaborasi dengan ABPEDNAS menjadi salah satu upaya untuk memastikan program TJSL dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. PT SUCOFINDO (PERSERO) berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga bersama oleh pengelola panti asuhan serta masyarakat setempat.

Perwakilan Panti Asuhan Al-Kahfi, Wahyu turut menyampaikan turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama ABPEDNAS. Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan harian anak-anak dan pengelola panti asuhan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SUCOFINDO dan ABPEDNAS atas bantuan sumur bor ini. Fasilitas air bersih sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di panti asuhan. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi anak-anak yang tinggal di sini dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Peresmian sumur bor ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 6, yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

“Melalui program ini, SUCOFINDO berharap kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat untuk menghadirkan program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan. Sejalan dengan semangat HUT ke-70, ‘Ensuring Quality, Protecting Trust’, SUCOFINDO berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ahmad Tanzil Daulay.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Parkland Podomoro Karawang Resmikan Lumiere Clubhouse, Fasilitas Resort Mewah Resmi Dibuka

Parkland Podomoro Karawang, kawasan hunian premium yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Land (APL), resmi menghadirkan Lumiere Clubhouse, fasilitas clubhouse pertama bagi penghuni yang berlokasi di Klaster Evergreen, pada Sabtu (24/10/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kawasan sekaligus menegaskan komitmen Agung Podomoro Land untuk menyerahterimakan hunian berkualitas, legalitas yang jelas, dan menghadirkan fasilitas berkelas.

Karawang, 24 Oktober 2026 – Parkland Podomoro Karawang, kawasan hunian premium yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Land (APL), resmi menghadirkan Lumiere Clubhouse, fasilitas clubhouse pertama bagi penghuni yang berlokasi di Klaster Evergreen, pada Sabtu (24/10/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kawasan sekaligus menegaskan komitmen Agung Podomoro Land untuk menyerahterimakan hunian berkualitas, legalitas yang jelas, dan menghadirkan fasilitas berkelas. 

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh President Director Agung Podomoro Land Bacelius Ruru, CEO PT Astakona Megahtama Franky M. Martono, Regional Marketing Director Agung Podomoro Land Tedi Guswana, Corporate banking RM BTN, Ikhwanul Wadudi.

Kehadiran Lumiere Clubhouse sekaligus menandai babak baru pembangunan Parkland Podomoro Karawang sebagai kawasan hunian premium yang terus berkembang. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Parkland Podomoro Karawang yang telah memperoleh pengakuan pihak ketiga melalui penghargaan Best Grand Development & Premium Facilities.

Regional Marketing Director Agung Podomoro Land, Tedi Guswana, mengungkapkan bahwa Parkland Podomoro Karawang memiliki 3 pilar komitmen dalam menjalankan strategi pemasaran.  

“Kami ingin menunjukkan tiga komitmen Parkland Podomoro. Komitmen serah terima unit tepat waktu, komitmen kejelasan dan jaminan legalitas, serta komitmen pembangunan fasilitas. Hari ini kita buktikan komitmen tersebut. Fasilitas Lumiere clubhouse diresmikan, rumah diserahterimakan dan penandatanganan AJB serentak,” ujar Tedi Guswana.

Lebih dari sekadar fasilitas pelengkap, Lumiere Clubhouse dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat, aktif, dan berkualitas bagi seluruh penghuni. Beragam fasilitas olahraga, rekreasi, dan ruang interaksi sosial dihadirkan untuk menciptakan pengalaman tinggal yang lebih lengkap dalam satu kawasan terpadu.

Lumiere Clubhouse dilengkapi dengan berbagai fasilitas premium, mulai dari kolam renang dewasa dan anak, jacuzzi, function hall, lapangan badminton, tennis court, bowling alley, dart game, hingga private cinema. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari visi Agung Podomoro Land dalam mengembangkan kawasan hunian yang tidak hanya mengedepankan kenyamanan tempat tinggal, tetapi juga mendukung kesehatan, kebersamaan keluarga, dan keseimbangan gaya hidup penghuninya.

Momentum Serah Terima Perdana Hunian Tahun 2026

Tidak hanya meresmikan Lumiere Clubhouse, Parkland Podomoro Karawang juga menandai momentum penting melalui prosesi serah terima unit hunian secara simbolis kepada sejumlah konsumen untuk pertama kalinya pada tahun 2026.

Prosesi tersebut menjadi wujud nyata komitmen pengembang dalam merealisasikan pembangunan hunian sesuai dengan tahapan pengembangan kawasan, sekaligus mengawali langkah Parkland Podomoro Karawang menuju terbentuknya komunitas penghuni yang aktif.

Tedi Guswana menegaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen dan target untuk melaksanakan serah terima unit hunian pada akhir 2026. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan aktivitas masyarakat sekaligus membentuk pusat ekonomi baru di kawasan Karawang.

“Program serah terima unit 2026 sudah berjalan. Harapannya, kehadiran para penghuni dapat mulai membentuk aktivitas dan ekosistem ekonomi baru di Karawang. Terlebih, berbagai fasilitas penunjang kawasan, termasuk Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah IHC mulai beroperasi, bahkan fasilitas mendasar seperti pembangunan reservoir dengan PDAM juga telah jauh lebih dahulu dibangun. ini semakin memperkuat kesiapan kawasan untuk mendukung kebutuhan masyarakat,” jelas Tedi.

Dengan semakin lengkapnya infrastruktur dan fasilitas pendukung, Parkland Podomoro Karawang terus menunjukkan perkembangan menuju kawasan hunian terpadu yang mengintegrasikan fungsi residensial, kesehatan, rekreasi, dan aktivitas ekonomi.

Peresmian Lumiere Clubhouse dan dimulainya serah terima perdana hunian menjadi bukti nyata keseriusan Agung Podomoro Land dalam membangun kawasan yang tidak hanya menawarkan properti premium, tetapi juga menghadirkan kualitas hidup dan nilai jangka panjang bagi para penghuninya.

Melalui pengembangan yang berkelanjutan, Parkland Podomoro Karawang optimistis dapat menjadi salah satu destinasi hunian premium pilihan sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan kawasan dan perekonomian Karawang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tips Memilih Peralatan Elektronik yang Hemat Listrik agar Tagihan Bulanan Lebih Terkendali

Penggunaan peralatan elektronik sehari-hari dapat memengaruhi konsumsi listrik rumah tangga. Kulkas, AC, mesin cuci, televisi, hingga penanak nasi menggunakan energi dengan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, memilih perangkat yang efisien dan menggunakannya secara bijak bisa menjadi langkah awal untuk mengendalikan pengeluaran rutin.

Salah satu cara mengevaluasi kebiasaan penggunaan listrik adalah dengan cek tagihan listrik bulanan secara berkala. Dari sana, kamu bisa memantau perubahan biaya dan mempertimbangkan apakah konsumsi listrik perlu dikurangi. Agar lebih terarah, berikut beberapa tips memilih peralatan elektronik yang hemat listrik.

1. Periksa Label Tanda Hemat Energi

Sebelum membeli peralatan elektronik, periksa apakah produk memiliki Label Tanda Hemat Energi. Label ini membantu konsumen mengenali tingkat efisiensi energi pada sejumlah jenis peralatan rumah tangga yang telah ditetapkan pemerintah.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerapkan Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) dan Label Tanda Hemat Energi untuk membantu masyarakat memilih peralatan yang lebih efisien. Pada produk yang menggunakan label bintang, jumlah bintang dapat menjadi salah satu pertimbangan saat membandingkan produk sejenis.

Namun, jangan hanya terpaku pada label. Perhatikan juga kapasitas, fungsi, dan kebutuhan penggunaan di rumah agar perangkat yang dibeli sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. 

2. Sesuaikan Kapasitas Perangkat dengan Kebutuhan

Kapasitas yang terlalu besar belum tentu menjadi pilihan paling efisien untuk setiap rumah tangga. Sebaliknya, perangkat yang terlalu kecil dan harus bekerja lebih sering juga belum tentu ideal.

Saat memilih AC, pertimbangkan luas ruangan dan kebutuhan pendinginan. Untuk kulkas, sesuaikan kapasitas penyimpanan dengan jumlah penghuni rumah dan kebiasaan berbelanja. Sementara itu, pilih mesin cuci berdasarkan jumlah cucian yang biasanya diproses.

Dengan memilih kapasitas yang sesuai, kamu dapat menghindari pembelian perangkat yang tidak diperlukan sekaligus mengoptimalkan pemakaiannya.

3. Bandingkan Konsumsi Daya dan Biaya Penggunaan

Sebelum membeli perangkat, periksa informasi konsumsi daya dalam watt dan bandingkan beberapa model dengan fungsi serupa. Perlu diingat, angka watt saja tidak selalu menunjukkan total pemakaian energi karena konsumsi listrik juga dipengaruhi oleh durasi dan pola penggunaan.

Sebagai gambaran, perangkat berdaya 100 watt yang digunakan selama 5 jam mengonsumsi energi sekitar 0,5 kWh. Perhitungan ini bisa membantu memperkirakan penggunaan energi, meskipun biaya akhirnya tetap bergantung pada tarif listrik dan ketentuan yang berlaku.

Selain harga beli, pertimbangkan pula perkiraan biaya pemakaian dalam jangka panjang. Perangkat yang lebih murah saat dibeli belum tentu menjadi pilihan paling ekonomis jika konsumsi energinya lebih tinggi.

4. Pertimbangkan Teknologi dan Fitur yang Efisien

Sejumlah peralatan elektronik menawarkan fitur yang dirancang untuk membantu mengoptimalkan penggunaan energi. Contohnya, AC dengan teknologi inverter dapat menyesuaikan kerja kompresor sesuai kebutuhan pendinginan. Mesin cuci dengan pilihan program pencucian juga memungkinkan pengguna menyesuaikan siklus dengan jenis dan jumlah cucian.

Meski demikian, efisiensi aktual bergantung pada model, spesifikasi, kondisi perangkat, serta cara pemakaian. Karena itu, bandingkan spesifikasi resmi dan panduan penggunaan sebelum menentukan pilihan.

5. Perhatikan Kebiasaan Penggunaan Sehari-hari

Perangkat yang efisien tetap dapat mengonsumsi listrik lebih banyak jika digunakan tanpa memperhatikan kebutuhan. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan di rumah, seperti mematikan lampu saat ruangan tidak digunakan, mencabut perangkat yang tidak diperlukan jika aman dilakukan, serta menghindari membuka pintu kulkas terlalu lama.

Gunakan AC sesuai kebutuhan dan pastikan filter dibersihkan secara berkala mengikuti petunjuk produsen. Untuk mesin cuci, sesuaikan jumlah cucian dengan kapasitas yang dianjurkan. Kebiasaan ini membantu penggunaan energi menjadi lebih terkontrol tanpa harus langsung mengganti seluruh peralatan elektronik.

6. Pantau Tagihan Listrik Bulanan Secara Berkala

Setelah menerapkan kebiasaan hemat energi, periksa kembali tagihan listrik bulanan untuk melihat perubahan pengeluaran. Bandingkan tagihan beberapa periode dengan mempertimbangkan faktor lain, seperti perubahan tarif, jumlah penghuni, cuaca, dan durasi penggunaan perangkat.

Jika menggunakan listrik prabayar, catat frekuensi dan nominal pembelian token. Jika menggunakan listrik pascabayar, simpan catatan pembayaran agar pengeluaran lebih mudah dipantau. Dengan begitu, kamu dapat mengevaluasi kebiasaan konsumsi listrik berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan.

7. Atur Anggaran untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Biaya listrik merupakan salah satu pengeluaran rutin yang perlu masuk dalam anggaran bulanan. Kamu bisa memisahkan dana untuk kebutuhan pokok, tagihan rumah tangga, transportasi, dan tabungan agar arus kas lebih teratur.

Jika pengeluaran meningkat, evaluasi penyebabnya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan finansial. Hindari menggunakan pinjaman untuk menutup pengeluaran rutin tanpa perhitungan kemampuan membayar. 

Istilah pinjol tagihan bulanan sering muncul dalam pencarian terkait kebutuhan dana, tetapi pinjaman bukan solusi utama untuk mengatasi tagihan listrik yang meningkat. Pahami bunga, biaya, tenor, dan kewajiban pembayaran sebelum mempertimbangkan produk pinjaman apa pun.

Bayar Tagihan dan Isi Token Listrik dengan Praktis

Memilih peralatan elektronik yang efisien, mengatur kebiasaan penggunaan, dan memantau pengeluaran dapat membantu menjaga anggaran rumah tangga tetap terkendali. Pastikan kamu juga memeriksa nominal tagihan atau pembelian token sebelum menyelesaikan transaksi. 

Untuk kebutuhan transaksi sehari-hari, Bayar tagihan di neobank dapat menjadi salah satu pilihan melalui aplikasi, sesuai fitur dan layanan yang tersedia. Pada periode 27–29 Oktober 2026, tersedia promo top up token listrik di aplikasi neobank dengan kesempatan mendapatkan kupon pembayaran listrik PLN hingga Rp500 ribu untuk minimum transaksi mulai dari Rp20.000. 

Periksa detail promo, kuota, serta syarat dan ketentuan yang berlaku di aplikasi atau kanal resmi neobank sebelum bertransaksi.

***

Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman https://s.id/neoharilistrik, Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Depot Yamie Ayam Anugerah, Ibu Lili Rasakan Kemudahan QRIS BRI

Depot Mie Ayam Anugrah salah satu nasabah BRI yang memanfaatkan kemudahan QRIS BRI

Kutoarjo, 26 Oktober 2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office Kutoarjo terus mendorong pemanfaatan layanan transaksi digital di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BRI yang memberikan kemudahan transaksi pembayaran bagi pelaku usaha maupun pelanggan.

Manfaat layanan tersebut dirasakan oleh Ibu Lili, pemilik Depot Yamie Ayam Anugerah yang berlokasi di Jalan Senepo Tengah No. 51, Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah. Sejak Februari 2026, Ibu Lili telah memanfaatkan QRIS BRI sebagai metode pembayaran digital untuk mendukung kelancaran operasional usahanya.

Dengan menyediakan kode QR yang dapat dipindai pelanggan melalui aplikasi pembayaran digital atau mobile banking, Ibu Lili dapat melayani transaksi tanpa uang tunai. Penggunaan QRIS BRI membuat proses pembayaran lebih praktis, cepat, dan mudah, sekaligus membantu mengurangi kebutuhan uang kembalian serta mempermudah pemantauan transaksi yang masuk.

“Saya pakai QRIS BRI karena lebih praktis dan memudahkan pelanggan saat bayar. Jadi, pelanggan nggak harus selalu pakai uang tunai, dan saya juga nggak repot menyiapkan uang kembalian. Saya juga merasa lebih mudah mengecek uang yang masuk, jadi lebih nyaman saat menjalankan usaha,” ujar Ibu Lili.

Menurutnya, penggunaan QRIS BRI juga mendapatkan respons positif dari pelanggan. Kemudahan dalam melakukan pembayaran menjadi nilai tambah, terutama bagi pelanggan yang terbiasa menggunakan layanan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

“Respons pelanggan cukup baik, karena mereka merasa lebih mudah dan praktis saat membayar. Menurut saya, jangan takut untuk mencoba transaksi digital, karena sekarang penggunaannya mudah dan praktis,” tambahnya.

Branch Office Head BRI Kutoarjo, Tri Suseno, menyampaikan bahwa pemanfaatan QRIS BRI merupakan bagian dari upaya BRI dalam memperluas akses layanan keuangan digital, khususnya bagi pelaku UMKM. Digitalisasi transaksi diharapkan dapat membantu pelaku usaha memberikan pelayanan yang lebih baik sekaligus meningkatkan efisiensi dalam menjalankan kegiatan bisnis.

“BRI terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan digital, seperti QRIS BRI, agar transaksi usaha menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien. Kami melihat perkembangan penggunaan layanan digital di wilayah Kutoarjo cukup baik, seiring semakin banyaknya pelaku usaha dan masyarakat yang mulai menggunakan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Tri Suseno.

Di samping memperluas penggunaan layanan digital, BRI juga terus mengedukasi nasabah agar bertransaksi secara aman. Nasabah diimbau untuk menjaga kerahasiaan PIN dan kata sandi, tidak membagikan kode One-Time Password (OTP) kepada siapa pun, serta selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pihak lain.

“Perluasan penggunaan transaksi digital perlu berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai keamanan bertransaksi. Karena itu, BRI tidak hanya mendorong pemanfaatan QRIS, tetapi juga mengingatkan nasabah untuk selalu menjaga data pribadi dan tidak memberikan informasi rahasia kepada pihak lain,” tambah Tri Suseno.

Ke depan, BRI Kutoarjo berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan digital BRI, khususnya QRIS BRI. Dengan transaksi yang semakin praktis dan efisien, digitalisasi diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha serta memperkuat ekosistem ekonomi digital di wilayah Kutoarjo dan sekitarnya.

Melalui perluasan akseptasi QRIS dan edukasi berkelanjutan, BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang mudah diakses, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tak Hanya Layani Transaksi, BRI BO Wonosari Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan bagi Nasabah Pensiunan

BRI Branch Office (BO) Wonosari menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan bagi nasabah pensiunan yang melakukan transaksi perbankan. Kegiatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu ini merupakan wujud kepedulian BRI terhadap kesehatan dan kesejahteraan nasabah, khususnya kelompok pensiunan

WONOSARI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Wonosari menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan bagi nasabah pensiunan yang melakukan transaksi perbankan. Kegiatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu ini merupakan wujud kepedulian BRI terhadap kesehatan dan kesejahteraan nasabah, khususnya kelompok pensiunan.

Dalam pelaksanaannya, BRI BO Wonosari bekerja sama dengan Kimia Farma untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi nasabah. Melalui inisiatif ini, nasabah dapat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya di sela-sela aktivitas transaksi perbankan, sehingga memperoleh nilai tambah dari layanan yang diberikan BRI.

Kegiatan MCU ini diharapkan dapat membantu nasabah mengenali kondisi kesehatannya sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala, terutama bagi kelompok usia pensiunan.

Branch Office Head BRI BO Wonosari, M. Sayid N. Sidik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian BRI kepada nasabah yang selama ini telah mempercayakan kebutuhan layanan perbankannya kepada BRI.

“Melalui kegiatan Medical Check Up ini, kami ingin menunjukkan bahwa BRI tidak hanya hadir untuk memberikan layanan perbankan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan nasabah, khususnya nasabah pensiunan,” ungkap M. Sayid N. Sidik.

Ia menambahkan, BRI senantiasa berupaya menghadirkan layanan yang memberikan manfaat lebih bagi nasabah. Menurutnya, pelayanan perbankan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan transaksi keuangan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendukung kesejahteraan nasabah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi nasabah. Semoga melalui kegiatan seperti ini, hubungan baik antara BRI dan nasabah semakin erat, sehingga kepercayaan yang telah terbangun dapat terus terjaga,” tambahnya.

Penyelenggaraan kegiatan pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya BRI BO Wonosari untuk menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Melalui kolaborasi dengan mitra yang kompeten, BRI berupaya memberikan nilai tambah dalam interaksi layanan perbankan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Ke depan, BRI BO Wonosari berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal melalui berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi nasabah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan jangka panjang antara BRI dan nasabah serta menjaga kepercayaan yang telah terbangun melalui layanan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

7 Tahun KaryaKarsa, Dorong Ekonomi Cerita Indonesia lewat JILF 2026

Dalam rangka ulang tahun ke-7 bertema “7alan Bareng”, KaryaKarsa membawa gagasan story economy atau ekonomi cerita ke Jakarta International Literary Festival 2026: bagaimana cerita dapat menemukan pasar, membangun komunitas, dan berkembang menjadi IP dalam berbagai format.

Jakarta, Oktober 2026 — Memasuki usia tujuh tahun, KaryaKarsa akan hadir di Jakarta International Literary Festival (JILF) 2026 pada 22–25 Oktober 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Kehadiran ini menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun ke-7 “7alan Bareng”, yang juga dirayakan melalui berbagai aktivitas di platform KaryaKarsa sepanjang Oktober.

Melalui JILF 2026, KaryaKarsa ingin mendorong gagasan story economy atau ekonomi cerita: ekosistem di mana cerita tidak berhenti sebagai karya digital, tetapi dapat menemukan pembaca, memperoleh dukungan langsung, membuktikan adanya permintaan, membangun komunitas, lalu berkembang menjadi kekayaan intelektual (IP) dalam bentuk buku, audio, komik, film, serial, microdrama, maupun format lainnya.

Dalam tujuh tahun perjalanannya, KaryaKarsa telah tumbuh menjadi platform dengan lebih dari 4 juta pengguna, 350 ribu kreator, dan 100 ribu cerita. Bagi KaryaKarsa, angka-angka tersebut bukan hanya ukuran skala platform, tetapi juga menunjukkan besarnya ekosistem cerita yang tumbuh dari hubungan langsung antara kreator dan pembaca.

“Selama tujuh tahun kami melihat satu hal yang sederhana: kalau sebuah cerita punya pembaca yang mau membayar, berarti cerita itu punya pasar. Tapi seharusnya perjalanan cerita itu tidak berhenti di platform. Cerita yang sudah terbukti punya audiens harus punya kesempatan untuk berkembang menjadi buku, audio, microdrama, film, atau bentuk lain. Buat kami, itu inti dari ekonomi cerita,” kata Ario Tamat, CEO KaryaKarsa.

Sastra di Era Platform Digital

Sebagai bagian dari JILF 2026, KaryaKarsa akan mengadakan bincang publik bertajuk “Sastra di Era Platform Digital: Siapa yang Punya Ruang?” pada 25 Oktober 2026, pukul 16.30–18.00 WIB di Plaza Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. Diskusi menghadirkan kreator penulis KaryaKarsa bersama tim KaryaKarsa dan dimoderatori oleh Community Specialist KaryaKarsa, Idham Shaffansyah.

Diskusi akan membahas perubahan perjalanan sebuah cerita di era platform digital. Kreator kini dapat menjangkau pembaca secara langsung, tetapi keterbukaan tersebut menghadirkan tantangan baru: bagaimana sebuah cerita ditemukan di tengah banyaknya konten, bagaimana penulis mengetahui bahwa ada audiens yang bersedia membayar karyanya, dan bagaimana karya yang sudah menemukan pembaca dapat berkembang lebih jauh.

Bagi KaryaKarsa, transaksi pembaca menjadi salah satu sinyal penting karena menunjukkan kemauan audiens untuk membayar sebuah cerita. Sinyal tersebut tidak menggantikan kurasi editorial, tetapi ketika digabungkan dengan pemahaman terhadap perilaku pembaca, komunitas, dan kualitas cerita, dapat membantu melihat karya mana yang memiliki peluang untuk berkembang ke medium dan pasar baru.

KaryaKarsa ingin membangun ekosistem di mana penerbit, rumah produksi, platform streaming, produser audio, industri komik, brand, dan pelaku industri kreatif lainnya dapat terhubung dengan cerita yang sudah memiliki audiens. Dengan demikian, sebuah cerita dapat memulai hidupnya sebagai tulisan, menemukan pembaca dan pendapatan, membangun fandom, dikembangkan menjadi IP, lalu menjangkau audiens baru melalui format lain.

Ruang Partisipasi di Pasar Kata

Di area Pasar Kata JILF 2026, KaryaKarsa juga menghadirkan sejumlah aktivitas partisipatif yang mengajak pengunjung untuk menulis, bermain, dan berinteraksi melalui cerita. Kegiatan tersebut mencakup Fiksi Mini Challenge, YTTA (Yang Teka-Teki Aja), Afirmasi Berantai: Sepucuk Pesan untukmu, serta sesi reflektif “Pesan untuk Dirimu”.

Kegiatan tersebut membawa pengalaman komunitas KaryaKarsa dari ruang digital ke ruang fisik. Saat ini, komunitas KaryaKarsa mencakup lebih dari 3.000 anggota di Telegram, lebih dari 19.000 anggota Kawan Karya di Facebook, serta komunitas Readventure di WhatsApp.

“7alan Bareng” menjadi penanda perjalanan tujuh tahun KaryaKarsa bersama kreator, pembaca, komunitas, dan mitra. Melalui JILF 2026 dan rangkaian aktivitas sepanjang Oktober, KaryaKarsa ingin memperkuat arah berikutnya: membangun ekonomi cerita Indonesia agar semakin banyak karya dapat ditemukan, menghasilkan nilai bagi kreatornya, dan memiliki kesempatan berkembang menjadi IP yang menjangkau audiens lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hisense Hadirkan Premium Collections di Luxtronics Medan untuk Pengalaman Belanja yang Lebih Dekat

Hisense Indonesia menghadirkan Hisense Premium Collections di Luxtronics, lantai 2 Centre Point Mall Medan, bertepatan dengan grand opening toko tersebut pada 22 Oktober 2026. Kehadiran ini memperluas akses masyarakat Medan dan sekitarnya terhadap rangkaian produk premium Hisense sekaligus memberikan kesempatan untuk mencoba langsung berbagai inovasi elektronik dan peralatan rumah tangga dalam satu lokasi

Medan, Indonesia – Hisense Indonesia menghadirkan Hisense Premium Collections di Luxtronics, lantai 2 Centre Point Mall Medan, bertepatan dengan grand opening toko tersebut pada 22 Oktober 2026. Kehadiran ini memperluas akses masyarakat Medan dan sekitarnya terhadap rangkaian produk premium Hisense sekaligus memberikan kesempatan untuk mencoba langsung berbagai inovasi elektronik dan peralatan rumah tangga dalam satu lokasi.

Melalui kerja sama dengan Luxtronics, Hisense menghadirkan pilihan produk unggulan mulai dari TV, laser projector, kulkas, mesin cuci, hingga AC. Pengunjung juga dapat mengenal solusi untuk kebutuhan profesional dan bisnis melalui GoBoard Interactive Display serta produk HVAC. Kelengkapan kategori ini memudahkan konsumen mengeksplorasi pilihan untuk kebutuhan hunian maupun ruang usaha.

 

“Kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Medan untuk mengenal dan merasakan langsung inovasi terbaru dari Hisense. Melalui Hisense Premium Collections di Luxtronics, konsumen dapat melihat bagaimana teknologi kami mendukung kenyamanan dan kebutuhan sehari-hari, sekaligus memperoleh informasi yang membantu mereka memilih produk dengan lebih yakin. Kami berharap kerja sama ini dapat tumbuh seiring dengan kepercayaan konsumen di Medan dan wilayah Sumatra Utara,” ujar Yudistiro, Sales Director Hisense Indonesia.

Hisense menampilkan TV RGB-MiniLED UR8S dengan Hi-View AI Engine RGB serta Native 180Hz Game Mode. Pilihan lainnya adalah Laser Projector C2 Ultra yang mengusung teknologi TriChroma dengan sumber cahaya tiga warna laser, dukungan audio JBL, dan kemampuan proyeksi hingga 300 inci untuk menghadirkan pengalaman menonton layar besar di rumah.

Untuk kebutuhan rumah tangga, pengunjung dapat melihat kulkas PureView Series RQ600 dengan PureView Door dan Intelligent Hub, mesin cuci Front Load M3 Series dengan fitur Healthy Water dan AI Wash, serta AC Inverter X5 Series dengan teknologi HI-NANO dan konektivitas ConnectLife. Rangkaian ini menghadirkan pilihan untuk mendukung aktivitas penyimpanan makanan, perawatan pakaian, dan kenyamanan ruangan.

Sejalan dengan pesan Healthy Upgrade with Hisense, kehadiran koleksi ini mengajak konsumen mempertimbangkan peningkatan perangkat rumah tangga berdasarkan manfaat yang relevan dengan keseharian. Hisense ingin mendekatkan inovasi kepada konsumen melalui pengalaman produk yang lebih mudah diakses dan dipahami.

Untuk merayakan grand opening, tersedia sejumlah penawaran selama 22–31 Oktober 2026. Setiap pembelanjaan minimal Rp10.000.000 berhak mendapatkan satu kupon Scratch & Win dan berlaku kelipatan. Konsumen juga dapat menikmati gratis ongkir serta Promo Hemat Double Hisense berupa diskon spesialuntuk produk kedua, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Masyarakat dapat mengunjungi Hisense Premium Collections di Luxtronics, lantai 2 Centre Point Mall Medan, untuk mencoba langsung produk dan memperoleh informasi mengenai pilihan serta penawaran yang tersedia. Melalui kemitraan ini, Hisense terus memperkuat kehadirannya di Medan sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan mitra dan konsumen.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Adapundi Ajak UMKM Solo Bijak Memanfaatkan Pinjaman Daring Melalui Literasi Keuangan

PT Info Tekno Siaga (Adapundi) turut berpartisipasi dalam kegiatan literasi keuangan Joeragan Paham Fintech bertema “UMKM Naik Kelas: Bertumbuh dengan Pedoman dan Finansial Teknologi” yang berlangsung di Aula Gedung 3 Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ini membahas pentingnya pengelolaan keuangan serta penggunaan layanan pinjaman daring secara bijak dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, Adapundi diwakili oleh Gita selaku Legal Manager Adapundi, yang memberikan edukasi mengenai biaya dan risiko pembiayaan, penggunaan data pribadi, serta cara mengenali layanan pinjaman ilegal. Melalui pemaparan dan sesi diskusi, peserta diajak untuk lebih memahami hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan pinjaman daring untuk kebutuhan usaha.

Literasi Keuangan Jadi Bekal Penting bagi UMKM Solo

Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Jawa Tengah, Kota Solo memiliki ekosistem UMKM yang terus berkembang. Berdasarkan data Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta yang dikutip dari RRI Surakarta, terdapat sekitar 18.600 UMKM yang tercatat di wilayah tersebut.

Di sisi lain, perkembangan industri pinjaman daring juga menunjukkan kontribusinya terhadap pembiayaan sektor UMKM. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan pinjaman daring kepada UMKM mencapai Rp35,12 triliun pada Juni 2026, meningkat 23,25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pinjaman daring telah menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku UMKM. Namun, kemudahan mengakses pendanaan perlu disertai pemahaman mengenai biaya, risiko, dan kewajiban pembayaran agar tidak menimbulkan beban keuangan bagi usaha.

Hal ini seperti yang disampaikan Gita, Legal Manager Adapundi, “Pinjaman daring dapat menjadi salah satu alternatif pendanaan bagi pelaku UMKM. Namun, kemudahan akses tersebut harus diimbangi dengan pemahaman mengenai biaya, risiko, dan kewajiban pembayaran. Sebelum mengambil pinjaman, pelaku usaha perlu memastikan bahwa dana yang diajukan memang sesuai dengan kebutuhan dan memiliki kemampuan untuk mengembalikannya tepat waktu,” ujar Gita.

Adapundi Ingatkan Pentingnya Memahami Biaya dan Risiko Pinjaman Daring

Dalam pemaparannya, Gita menjelaskan bahwa pelaku UMKM sebagai calon peminjam perlu mengetahui seluruh komponen biaya sebelum menyetujui pinjaman daring. Informasi tersebut mencakup besaran bunga, tenor, biaya tambahan, hingga total kewajiban pembayaran yang harus dipenuhi selama masa pinjaman.

“Sebelum mengajukan pinjaman daring, masyarakat perlu memahami seluruh ketentuan pembiayaan, bukan hanya melihat jumlah dana yang akan diterima. Perhatikan berapa lama tenornya, bunga yang dibebankan, biaya-biaya lain yang mungkin timbul, serta total kewajiban yang harus dibayarkan. Bagi pelaku UMKM, perhitungan ini penting agar cicilan yang diambil tetap sesuai dengan kemampuan keuangan usaha,” jelas Gita.

Perhitungan tersebut menjadi penting bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal untuk menjalankan atau mengembangkan usahanya. Sebagai contoh, ketika mengajukan pinjaman untuk menambah stok barang, pelaku usaha perlu mempertimbangkan perputaran penjualan serta memastikan pendapatan yang diperoleh tetap cukup untuk menutup biaya operasional dan membayar cicilan.

Gita juga mengingatkan bahwa kemampuan membayar sebaiknya diperhitungkan berdasarkan kondisi keuangan usaha, bukan semata-mata mengandalkan perkiraan kenaikan pendapatan. Dengan begitu, keputusan mengambil pinjaman dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanpa mengabaikan risiko yang mungkin ditimbulkan dari yang diajukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialnya.

Pentingnya Perlindungan Data Pribadi dan Mengenali Pinjaman Ilegal

Selain biaya dan risiko pembiayaan, Gita turut membahas penggunaan data pribadi dalam proses pengajuan pinjaman daring. Ia menjelaskan bahwa informasi tertentu dari calon peminjam diperlukan untuk mendukung verifikasi identitas dan penilaian kelayakan pembiayaan, termasuk sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan limit pinjaman.

Meski demikian, masyarakat perlu memahami tujuan pengumpulan dan penggunaan data pribadi serta memastikan bahwa informasi hanya diberikan melalui aplikasi atau kanal resmi penyelenggara. Penggunaan data tersebut juga harus mengikuti ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku.

Dalam sesi tanya jawab, peserta turut mendapatkan penjelasan mengenai cara mengenali layanan pinjaman ilegal. Salah satu contoh yang disampaikan Gita adalah penawaran pinjaman melalui SMS atau pesan pribadi dari nomor tidak dikenal, terutama yang menjanjikan limit besar dan pencairan cepat tanpa informasi penyelenggara yang jelas.

“Masyarakat perlu berhati-hati ketika menerima penawaran pinjaman melalui SMS atau pesan dari nomor yang tidak dikenal, terlebih jika menawarkan limit besar dan pencairan cepat. Jangan langsung tergiur dengan penawaran tersebut. Pastikan terlebih dahulu bahwa penyelenggara memiliki izin OJK dan gunakan hanya aplikasi atau kanal resmi sebelum memberikan data pribadi maupun mengajukan pinjaman,” tegas Gita.

Untuk menghindari layanan ilegal, masyarakat dapat memeriksa status perizinan penyelenggara melalui situs resmi OJK sebelum mengajukan pinjaman. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengeklik tautan mencurigakan atau memberikan informasi pribadi kepada pihak yang identitasnya belum dapat dipastikan.

Pelaku UMKM Dapatkan Bekal untuk Lebih Bijak Memilih Pembiayaan

Kegiatan literasi keuangan di Solo memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperdalam pemahaman mengenai penggunaan pinjaman daring, khususnya saat mempertimbangkan tambahan modal usaha. Melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya memilih penyelenggara berizin dan diawasi OJK, memahami biaya dan risiko pinjaman, serta melindungi data pribadi ketika menggunakan layanan keuangan digital.

Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal bagi pelaku UMKM dalam menentukan pilihan pembiayaan sesuai kebutuhan dan kondisi keuangan usahanya. Dengan memperhitungkan kewajiban pembayaran sejak awal, pelaku usaha dapat merencanakan penggunaan dana secara lebih terukur tanpa mengabaikan kebutuhan operasional dan keberlangsungan bisnis.

Adapundi Dorong Penggunaan Pinjaman Daring yang Bijak dan Bertanggung Jawab

Partisipasi Adapundi dalam kegiatan literasi keuangan di Solo menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan layanan pinjaman daring, khususnya bagi pelaku UMKM yang membutuhkan informasi sebelum mengambil keputusan pembiayaan.

Sebagai penyelenggara pinjaman daring yang berizin dan diawasi OJK, Adapundi terus mendukung edukasi keuangan yang menekankan pentingnya memahami manfaat, biaya, risiko, serta hak dan kewajiban pengguna. Melalui kegiatan ini, Adapundi berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan keuangan digital secara lebih bijak, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial untuk mendukung keberlangsungan usahanya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

STRAWBERRY ST100: Ponsel Keypad 4G yang Bisa Akses YouTube dan TikTok

Menggabungkan tombol fisik dengan konektivitas 4G, ST100 menawarkan pilihan bagi pengguna yang membutuhkan ponsel praktis tanpa meninggalkan akses ke konten digital.

STRAWBERRY memperkenalkan ST100, ponsel 4G LTE dengan tombol fisik yang ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan komunikasi praktis. Meski tampil seperti ponsel konvensional, perangkat ini menyediakan akses ke konten YouTube dan TikTok melalui teknologi berbasis cloud.

Kehadiran ST100 menjawab kebutuhan pengguna yang belum beralih ke smartphone. Berdasarkan estimasi Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) pada September 2026, sekitar 29 juta pengguna di Indonesia masih mengandalkan jaringan 2G. Kondisi ini menunjukkan perlunya pilihan perangkat sederhana yang tetap dapat mengikuti perkembangan jaringan komunikasi.

Tetap Sederhana, Kini dengan 4G

ST100 dibekali layar 2,4 inci, baterai 2.500 mAh, dukungan Dual SIM, dan port pengisian daya USB Type-C. Selain jaringan 4G LTE, perangkat ini menawarkan akses konten digital melalui teknologi berbasis cloud.

Penanggung Jawab STRAWBERRY Indonesia, Theo Kevin, menjelaskan bahwa kebutuhan pengguna tidak selalu sama. Lansia, nelayan, pekerja konstruksi, dan pekerja lapangan, misalnya, dapat lebih mengutamakan kemudahan pengoperasian daripada fitur yang kompleks.

“Kami tidak ingin membawa konsumen kembali ke masa lalu,” ujar Theo. ST100 justru dihadirkan sebagai salah satu pilihan bagi pengguna ponsel konvensional yang ingin beralih ke 4G tanpa meninggalkan kebiasaan menggunakan keypad.

Strategi “Made for Different”

Melalui filosofi “Made for Different”, STRAWBERRY menekankan pentingnya menghadirkan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan berbagai kelompok pengguna. Karena itu, ST100 diposisikan sebagai alternatif, bukan pengganti smartphone.

Ke depan, STRAWBERRY berencana mengembangkan perangkat keypad dengan fitur yang relevan, memperluas distribusi ke Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia bagian timur, serta meningkatkan layanan purna jual. Perusahaan juga membuka peluang kerja sama dengan instansi pemerintah dan mitra teknologi untuk mendukung akses layanan digital melalui perangkat sederhana.

Bagi STRAWBERRY, pengembangan ST100 merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat teknologi komunikasi bagi masyarakat dengan kebutuhan yang beragam. Harga resmi dan tanggal ketersediaannya di Indonesia belum disebutkan dalam keterangan yang dipublikasikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kualitas Pembiayaan Terjaga, NPF BRI Finance di Bawah Rata-Rata Industri

Jakarta, 7 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan perbaikan kualitas pembiayaan hingga Juli 2026. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Finance (NPF) BRI Finance tercatat sebesar 1,82%, turun 29 basis points (bps) secara year-on-year (YoY).

Penurunan tersebut mencerminkan upaya BRI Finance dalam menjaga kualitas portofolio melalui penerapan prinsip kehati-hatian di setiap proses pembiayaan. Pengelolaan dilakukan sejak tahap analisis dan seleksi pembiayaan, dilanjutkan dengan pemantauan portofolio secara berkala serta penguatan collection dan recovery.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan pengelolaan kualitas pembiayaan menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis perusahaan. Menurutnya, pendekatan terhadap risiko juga perlu disesuaikan dengan karakteristik setiap segmen pembiayaan.

“Setiap segmen pembiayaan memiliki karakteristik dan profil risiko yang berbeda. Karena itu, kami melakukan analisis dan seleksi secara cermat sejak awal, kemudian memantau perkembangan portofolio secara berkala. Penguatan collection dan recovery juga dilakukan untuk memastikan potensi risiko dapat ditangani lebih awal,” ujar Dhani.

Menurut Dhani, kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan. Perubahan profil risiko nasabah juga perlu terus dicermati agar perusahaan dapat mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kualitas aset.

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting di tengah industri pembiayaan yang tetap menghadapi dinamika kualitas aset. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NPF gross industri perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,01% per Juni 2026. Dengan NPF sebesar 1,82% pada Juli 2026, rasio BRI Finance berada di bawah level industri.

Di tengah kondisi ini, BRI Finance tetap menjaga disiplin dalam penyaluran pembiayaan sekaligus melakukan pemantauan terhadap kualitas portofolio yang telah berjalan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas aset perusahaan.

“Kami akan terus menjaga kualitas dalam setiap proses pembiayaan, baik dari sisi penyaluran maupun pengelolaan portofolio yang berjalan. Dengan proses analisis yang prudent, monitoring yang konsisten, serta collection dan recovery yang terukur, kami optimistis kualitas pembiayaan BRI Finance tetap terjaga,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES