Promo Pembiayaan Kendaraan Bunga 0%, Penawaran Spesial BRI Finance Padang dan Payakumbuh

Padang, 12 Juni 2026 – Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas yang tinggi, didukung oleh aktivitas perdagangan, pariwisata, serta budaya merantau yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan sarana transportasi yang andal, baik untuk menunjang aktivitas usaha maupun kebutuhan keluarga sehari-hari.

Melihat potensi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperluas akses pembiayaan kendaraan di berbagai daerah melalui program-program yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar pameran otomotif di BRI Branch Office (BO) Padang dan BRI Branch Office (BO) Payakumbuh pada 8–12 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku industri otomotif di daerah. Dalam pameran tersebut, BRI Finance bekerja sama dengan dealer Geely di Padang dan dealer Chery di Payakumbuh untuk menghadirkan berbagai pilihan kendaraan yang dapat diakses melalui skema pembiayaan yang kompetitif.

Selain menampilkan beragam model kendaraan terbaru, pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas test drive guna memperoleh pengalaman langsung sebelum melakukan pembelian. Selama pameran berlangsung, BRI Finance menawarkan sejumlah program unggulan, termasuk promo pembiayaan dengan bunga 0% yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi calon konsumen.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Mobilitas memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk di Sumatera Barat yang dikenal memiliki dinamika perdagangan dan kewirausahaan yang kuat. Melalui pameran ini, kami ingin memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat untuk memperoleh kendaraan dengan berbagai pilihan skema pembiayaan yang kompetitif, termasuk program bunga 0%.”.

Selain promo bunga 0%, BRI Finance juga menghadirkan berbagai pilihan produk pembiayaan seperti KKB Prioritas, KKB Reguler, Captive, Non-Captive, serta BRIFlexy yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan dan profil nasabah.

Kolaborasi dengan dealer dan jaringan BRI di daerah menjadi salah satu strategi penting dalam memperluas jangkauan layanan perusahaan. Sinergi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekosistem otomotif yang sehat dan berkelanjutan di daerah.

BRI Finance optimistis potensi pasar otomotif di Sumatera Barat masih terbuka lebar seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan berkembangnya aktivitas ekonomi regional. Oleh karena itu, perusahaan akan terus menghadirkan berbagai program pembiayaan yang inovatif serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Sebagai bagian dari BRI Group, kami akan terus memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan mudah dijangkau. Ke depan, BRI Finance akan terus memperkuat sinergi dengan jaringan BRI dan mitra otomotif guna menghadirkan solusi pembiayaan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Dhani.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Pentingnya Edukasi Gizi dalam Kesehatan Masyarakat Indonesia

Edukasi gizi merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Banyak masalah kesehatan terjadi bukan hanya karena kurangnya makanan, tetapi juga karena kurangnya pemahaman tentang cara memilih dan mengolah makanan yang tepat. Seseorang bisa saja makan tiga kali sehari, tetapi tetap kekurangan zat gizi tertentu apabila menu yang dikonsumsi tidak beragam dan tidak seimbang.

Di tengah keberagaman budaya pangan Indonesia, edukasi gizi perlu disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Masyarakat perlu mengetahui bahwa makanan sehat tidak harus berasal dari bahan mahal. Lauk sederhana seperti tempe, tahu, ikan, telur, dan kacang-kacangan dapat menjadi sumber protein yang baik. Sayuran hijau, buah lokal, umbi-umbian, dan biji-bijian juga dapat mendukung kebutuhan vitamin, mineral, dan serat. Dengan pengetahuan yang tepat, keluarga dapat menyusun menu sehat sesuai kemampuan ekonomi masing-masing.

Edukasi gizi sangat penting bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Masa kehamilan merupakan periode penting karena janin membutuhkan zat gizi untuk tumbuh dan berkembang. Ibu hamil perlu mendapat cukup energi, protein, zat besi, asam folat, kalsium, dan cairan. Setelah bayi lahir, pemberian ASI juga menjadi bagian penting dalam pemenuhan gizi awal kehidupan. Orang tua perlu memahami pentingnya pemberian makanan pendamping ASI yang aman, bergizi, dan sesuai usia anak.

Pada anak balita, pemantauan pertumbuhan harus dilakukan secara rutin. Berat badan, tinggi badan, dan perkembangan anak dapat menjadi tanda awal apakah asupan gizinya mencukupi. Posyandu memiliki peran besar dalam hal ini karena menjadi tempat masyarakat mendapat layanan pemantauan, imunisasi, serta penyuluhan kesehatan. Dengan deteksi dini, masalah seperti berat badan kurang, stunting, atau gizi lebih dapat segera ditangani.

Edukasi gizi di sekolah juga perlu diperkuat. Anak-anak dan remaja sering terpapar jajanan tinggi gula, garam, dan lemak. Tanpa pemahaman yang baik, mereka mudah memilih makanan berdasarkan rasa dan tampilan, bukan nilai gizinya. Sekolah dapat membantu melalui pelajaran kesehatan, kantin sehat, kebiasaan membawa bekal, serta kegiatan olahraga. Kebiasaan yang dibentuk sejak usia sekolah dapat berpengaruh hingga dewasa.

Selain itu, media massa dan media sosial dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi gizi. Namun, masyarakat juga perlu diajarkan untuk berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. Banyak tren diet populer beredar tanpa dasar kesehatan yang kuat. Diet yang terlalu ketat atau menghilangkan kelompok makanan tertentu dapat berbahaya jika dilakukan tanpa pendampingan ahli.

Edukasi gizi harus disesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat. Pesan kesehatan akan lebih mudah diterima jika menggunakan contoh makanan sehari-hari yang dikenal masyarakat setempat. Misalnya, edukasi di daerah pesisir dapat menekankan manfaat ikan, sedangkan di daerah pertanian dapat mengangkat potensi sayur, kacang, dan umbi lokal.

Ketika masyarakat memahami pentingnya gizi, mereka dapat membuat keputusan makan yang lebih baik. Perubahan sederhana seperti memperbanyak sayur, mengurangi minuman manis, memilih lauk berprotein, dan menjaga kebersihan makanan dapat memberi dampak besar bagi kesehatan keluarga dan masyarakat.

Mobil Baru Digenggaman, BRI Finance Tawarkan KKB 3,97% Flat

Di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat dan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan yang mendukung aktivitas sehari-hari, kepemilikan mobil baru masih menjadi aspirasi banyak keluarga Indonesia. Tidak hanya sebagai sarana transportasi, kendaraan kini dipandang sebagai aset penunjang produktivitas, kenyamanan, serta fleksibilitas dalam menjalani berbagai aktivitas. Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan akan solusi pembiayaan yang mampu memberikan kemudahan akses kepemilikan kendaraan dengan skema yang lebih terjangkau.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,97% flat per tahun dan tenor hingga lima tahun. Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan baru melalui skema pembiayaan yang kompetitif dan proses pengajuan yang praktis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Bagi banyak masyarakat, memiliki mobil baru merupakan salah satu tujuan finansial yang membutuhkan perencanaan yang matang. Oleh karena itu BRI Finance berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan kemudahan dan fleksibilitas sehingga rencana memiliki kendaraan dapat diwujudkan dengan lebih cepat dan terjangkau.”

Program pembiayaan mobil baru BRI Finance menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari suku bunga yang kompetitif, pilihan tenor yang fleksibel hingga lima tahun, serta proses pengajuan yang mudah melalui berbagai kanal layanan yang tersedia.

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance terus berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Perseroan melihat bahwa kendaraan pribadi masih menjadi salah satu kebutuhan penting, baik untuk menunjang aktivitas pekerjaan, mendukung mobilitas keluarga, maupun meningkatkan produktivitas sehari-hari.

“Kami memahami bahwa kebutuhan setiap nasabah berbeda. Produk dan layanan BRI pun kami sesuaikan untuk memberikan nilai tambah serta membantu masyarakat memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka,” tambah Dhani.

Melalui program ini, BRI Finance berharap dapat mendukung semakin banyak masyarakat Indonesia dalam mewujudkan kepemilikan kendaraan baru dengan proses yang mudah, aman, dan terpercaya. Informasi lebih lanjut mengenai program pembiayaan mobil baru BRI Finance dapat diperoleh melalui situs resmi BRI Finance atau layanan WhatsApp resmi perusahaan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Portfolio Berkelanjutan, BRI Finance Tangkap Potensi Pertumbuhan EV

Upaya pemerintah dalam mempercepat transisi menuju transportasi berkelanjutan terus menunjukkan sinyal positif. Salah satunya melalui kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan pembebasan pajak kendaraan listrik, yang dinilai dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memandang kebijakan tersebut sebagai langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan daya tarik kendaraan listrik di mata konsumen, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pengembangan pembiayaan berkelanjutan (green financing) di sektor multifinance.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Kebijakan pembebasan pajak kendaraan listrik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik sebagai sarana mobilitas sehari-hari. Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi pendorong bagi industri pembiayaan untuk semakin aktif mendukung pengembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan melalui penyaluran pembiayaan yang lebih luas.”

BRI Finance melihat kendaraan listrik sebagai salah satu segmen yang memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan di masa depan. Oleh karena itu, Perseroan terus memperkuat strategi bisnis untuk menangkap peluang tersebut melalui perluasan kerja sama dengan berbagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), dealer resmi, serta mitra strategis di industri otomotif nasional.

Selain memperkuat jaringan kemitraan, BRI Finance juga terus mengoptimalkan kanal pemasaran digital dan konvensional guna meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai solusi pembiayaan kendaraan. Seluruh upaya tersebut tetap dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang terukur untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan Perseroan.

Komitmen BRI Finance dalam mendukung pembiayaan kendaraan listrik tercermin dari kinerja yang berhasil dicatatkan sepanjang tahun berjalan. Hingga Maret 2026, pembiayaan kendaraan listrik Perseroan tumbuh sebesar 13,74 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, meskipun saat ini portofolio pembiayaan kendaraan konvensional masih mendominasi keseluruhan pembiayaan otomotif Perseroan.

Tren positif tersebut juga sejalan dengan perkembangan industri multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh perusahaan pembiayaan di Indonesia mencapai Rp22,5 triliun per Maret 2026 atau tumbuh 35,27% secara tahunan (year-on-year).

“BRI Finance akan terus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui penguatan portofolio pembiayaan hijau yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Kami optimistis pertumbuhan kendaraan listrik akan terus berlanjut dan menjadi salah satu motor pertumbuhan industri pembiayaan pada masa mendatang,” tutup Dhani.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34 Persen

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan yang diminati karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dan fleksibel. Tren tersebut turut mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan bekas di Indonesia, termasuk di PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”).

Hingga Februari 2026, BRI Finance mencatat penyaluran pembiayaan mobil bekas tumbuh sebesar 169,34 persen secara year-on-year (yoy). Segmen ini juga memberikan kontribusi sebesar 9,79 persen terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan, menunjukkan semakin besarnya peran kendaraan bekas dalam mendorong pertumbuhan bisnis pembiayaan otomotif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Mobil bekas kini semakin dipertimbangkan sebagai pilihan yang rasional bagi masyarakat. Selain menawarkan harga yang lebih kompetitif, kendaraan bekas juga tetap mampu menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kami melihat segmen ini memiliki prospek yang baik seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.”

Dinamika pasar kendaraan baru turut mempengaruhi perkembangan pasar kendaraan bekas. Dalam kondisi tertentu, masyarakat cenderung mencari alternatif yang lebih efisien dari sisi anggaran tanpa mengurangi fungsi kendaraan sebagai sarana mobilitas. Fenomena tersebut semakin terlihat seiring berkembangnya ekosistem jual beli kendaraan bekas yang semakin modern dan transparan. Kehadiran berbagai platform digital turut mempermudah masyarakat dalam mencari, membandingkan, hingga melakukan transaksi kendaraan bekas secara lebih praktis.

Selain itu, tren penyesuaian harga pada sejumlah jenis kendaraan bekas, termasuk kendaraan listrik, juga menjadi faktor yang meningkatkan daya tarik pasar. Kondisi ini membuka peluang bagi konsumen untuk memperoleh kendaraan dengan nilai yang lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya.

Melihat potensi tersebut, BRI Finance terus memperkuat strategi pengembangan pembiayaan mobil bekas melalui perluasan kerja sama dengan dealer dan mitra penjual kendaraan di berbagai wilayah. Perseroan juga terus meningkatkan kemudahan akses layanan pembiayaan melalui optimalisasi kanal pemasaran dan penyederhanaan proses pengajuan pembiayaan.

Meski mencatat pertumbuhan yang signifikan, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan proses analisis kredit yang prudent guna menjaga kualitas portofolio dan mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Baik kendaraan baru maupun kendaraan bekas memiliki pasar dan karakteristik yang berbeda. Keduanya saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami terus memantau perkembangan pasar dan menjalankan strategi pembiayaan yang selektif agar dapat bertumbuh secara berkelanjutan,” tutup Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien. Di tengah kondisi tersebut, industri pembiayaan memiliki peran strategis dalam memperluas akses kepemilikan kendaraan melalui skema pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel.

Menangkap momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menggelar pameran otomotif di dua lokasi sekaligus, yakni di BRI Branch Office (BO) Payakumbuh dan BRI Branch Office (BO) Padang pada 8–12 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat penetrasi pembiayaan kendaraan sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem otomotif di daerah.

Dalam pameran tersebut, BRI Finance menggandeng dealer Chery di BRI BO Payakumbuh dan dealer Geely di BRI BO Padang. Pengunjung tidak hanya dapat melihat langsung berbagai pilihan kendaraan terbaru, tetapi juga merasakan pengalaman berkendara melalui fasilitas test drive yang disediakan selama pameran berlangsung.

Sebagai daya tarik utama, BRI Finance menghadirkan program pembiayaan dengan promo bunga 0%, yang didukung berbagai pilihan skema pembiayaan lainnya seperti KKB Prioritas, KKB Reguler, Captive, Non-Captive, serta program BRIFlexy.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Sebagai perusahaan pembiayaan yang merupakan bagian dari BRI Group, kami berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Pameran ini menjadi salah satu upaya kami untuk mendekatkan layanan kepada calon nasabah sekaligus memberikan berbagai pilihan program pembiayaan yang kompetitif, termasuk promo bunga 0% yang dapat membantu masyarakat mewujudkan kepemilikan kendaraan dengan lebih ringan.”

Kolaborasi dengan dealer dan jaringan BRI di berbagai daerah merupakan strategi yang terus diperkuat perusahaan guna memperluas jangkauan layanan serta mendorong pertumbuhan bisnis pembiayaan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, BRI Finance berharap dapat meningkatkan literasi masyarakat terhadap berbagai alternatif pembiayaan yang tersedia, sekaligus mendukung pertumbuhan penjualan kendaraan baru di wilayah Sumatera Barat.

“BRI Finance akan terus memperkuat sinergi dengan ekosistem otomotif dan jaringan BRI Group untuk menghadirkan berbagai program pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan pasar serta mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional,” tutup Dhani.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

ETF Bitcoin Kehilangan Miliaran Dolar, BI Naikkan Suku Bunga, Investor Diminta Waspadai Volatilitas Pasar

Jakarta, 17 Juni 2026 – Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan kedua Juni 2026. Tekanan berasal dari keluarnya arus dana besar dari ETF Bitcoin di Amerika Serikat, pelemahan harga Bitcoin dan Ethereum, serta meningkatnya kehati-hatian investor akibat dinamika ekonomi global dan domestik.

Market Outlook FLOQ di minggu kedua bulan Juni 2026, mencatat arus keluar dana dari ETF Bitcoin menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar. Sejak pertengahan Mei, ETF Bitcoin AS tercatat mengalami outflow sekitar US$4,4 miliar atau setara lebih dari 59.000 BTC dalam periode 13 hari perdagangan berturut-turut.

Kondisi tersebut turut menekan harga Bitcoin yang sempat bergerak di bawah level psikologis US$60.000 sebelum kembali menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Harga BTC per hari ini berada di kisaran US$66.000 dengan kapitalisasi pasar (market cap) sekitar US$1,3 triliun. Sementara itu, Ethereum juga mengalami koreksi meskipun aktivitas fundamental di dalam ekosistemnya masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Pasar saat ini sedang berada dalam fase yang sangat dipengaruhi oleh sentimen makro dan arus dana institusi. Namun menariknya, di tengah tekanan harga, indikator fundamental seperti pertumbuhan staking Ethereum dan aktivitas akumulasi institusi masih menunjukkan tren yang positif,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.

Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian pasar adalah langkah perusahaan Strategy yang sempat menjual 32 BTC pada awal Juni. Meskipun jumlah tersebut relatif kecil dibanding total kepemilikan mereka, pasar sempat merespons negatif karena dianggap bertentangan dengan strategi akumulasi jangka panjang yang selama ini identik dengan perusahaan tersebut.

Namun sentimen tersebut berbalik setelah Strategy kembali melakukan pembelian sekitar 1.550 BTC senilai lebih dari US$100 juta hanya beberapa hari kemudian.

“Aksi Strategy menunjukkan bahwa investor institusi masih aktif memanfaatkan koreksi pasar untuk melakukan akumulasi. Ini menjadi pengingat bahwa pergerakan jangka pendek sering kali dipengaruhi oleh headline, sementara keputusan investasi institusi umumnya tetap berorientasi jangka panjang,” tambahnya.

Di dalam negeri, perhatian investor juga tertuju pada keputusan Bank Indonesia yang menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Kebijakan tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap nilai tukar.

Langkah Bank Indonesia memberikan dampak langsung terhadap sentimen pasar domestik. Setelah sempat mengalami tekanan tajam, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan pemulihan terbatas pasca pengumuman kenaikan suku bunga.

Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati sejumlah faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi arah investasi ke depan, termasuk perkembangan geopolitik global, arah kebijakan moneter negara-negara besar, serta pergerakan arus modal internasional.

Para investor perlu memperhatikan bahwa pergerakan aset digital saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh perkembangan industri blockchain, tetapi juga oleh faktor ekonomi makro yang lebih luas seperti inflasi, suku bunga, dan aliran modal global.

Bagi investor pemula, pendekatan akumulasi bertahap atau dollar cost averaging (DCA) dinilai tetap relevan dalam menghadapi kondisi pasar yang fluktuatif. Sementara bagi trader, disiplin manajemen risiko menjadi faktor penting mengingat pasar masih bergerak sangat sensitif terhadap perkembangan berita dan sentimen.

Di sisi lain, investor jangka panjang dinilai masih dapat melihat perkembangan positif dari sisi fundamental industri. Pertumbuhan staking Ethereum yang mencapai rekor baru serta aktivitas akumulasi oleh sejumlah institusi besar menunjukkan bahwa adopsi aset digital dan teknologi blockchain terus berkembang meskipun pasar sedang mengalami fase konsolidasi.

“Volatilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pasar. Yang terpenting bagi investor adalah memahami risiko, menjaga disiplin strategi, dan tetap fokus pada tujuan investasi jangka panjang,” tutup Yudho.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pembiayaan Kendaraan Bekas BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif nasional, kebutuhan akan solusi pembiayaan yang lebih terjangkau tetap menunjukkan tren positif. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan bekas yang dinilai mampu menjadi alternatif mobilitas yang ekonomis tanpa mengurangi fungsi dan kenyamanan.

Melihat tren tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan signifikan pada segmen pembiayaan mobil bekas. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tumbuh sebesar 77,64% secara tahunan (year-on-year), menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap segmen kendaraan bekas di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kendaraan bekas saat ini menjadi salah satu pilihan yang semakin relevan bagi masyarakat yang tetap membutuhkan kendaraan pribadi dengan pertimbangan efisiensi pengeluaran.

“Di tengah pelemahan daya beli masyarakat dan semakin kompetitifnya pasar otomotif, kami melihat segmen pembiayaan mobil bekas masih menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa kendaraan bekas tetap menjadi pilihan yang menarik bagi masyarakat yang membutuhkan solusi mobilitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Dhani.

Industri pembiayaan otomotif saat ini menghadapi berbagai dinamika pasar yang perlu dicermati, mulai dari kondisi ekonomi domestik, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga perkembangan tingkat suku bunga yang berpotensi mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Meski demikian, BRI Finance menilai segmen pembiayaan mobil bekas memiliki tingkat ketahanan yang baik karena menawarkan nilai ekonomis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain memberikan alternatif kepemilikan kendaraan dengan harga yang lebih kompetitif, segmen ini juga dinilai mampu menjangkau kelompok konsumen yang lebih luas.

Untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, BRI Finance terus menerapkan strategi bisnis yang prudent dengan mengedepankan kualitas portofolio pembiayaan, pengelolaan risiko yang optimal, serta penyaluran pembiayaan yang selektif sesuai prinsip kehati-hatian.

“Kami tetap optimis terhadap prospek pembiayaan mobil bekas kedepannya. Dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan karakteristik segmen yang relatif adaptif terhadap kondisi ekonomi, kami meyakini pembiayaan kendaraan bekas akan terus menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis BRI Finance,” tutup Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

BRI Finance Dorong Kepemilikan Kendaraan Lewat Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut mendukung penyelenggaraan BRI Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Hedjo Square, Kota Baru Parahyangan, Bandung. Kegiatan ini menghadirkan beragam solusi finansial terintegrasi mulai dari property expo, automotive expo, travel fair, fun activities, talkshow, hingga music performances.

Dalam gelaran tersebut, BRI Finance menawarkan promo pembiayaan kendaraan yang kompetitif guna menjawab kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi di tengah mobilitas yang semakin tinggi. Pengunjung dapat menikmati penawaran suku bunga Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) mulai dari 1,80% flat per tahun dengan tenor 1 tahun. Promo ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan impian dengan skema pembiayaan yang ringan dan terjangkau.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Melalui BRI Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan, BRI Finance ingin menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Tren industri otomotif nasional masih menunjukkan minat yang kuat, khususnya terhadap kendaraan yang mendukung mobilitas dan gaya hidup masyarakat urban. Karena itu, kami menghadirkan promo suku bunga spesial agar masyarakat dapat lebih mudah mewujudkan kepemilikan kendaraan impiannya.”

Kehadiran BRI Finance dalam expo seperti ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem pembiayaan konsumer BRI Group melalui sinergi layanan finansial yang semakin terintegrasi. BRI Consumer Expo 2026 sendiri merupakan bagian dari strategi BRI Group dalam memperkuat bisnis konsumer melalui perluasan akses pembiayaan dan penguatan ekosistem layanan yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat. 

Selain promo otomotif, pengunjung juga dapat menikmati berbagai penawaran lainnya dari BRI Group seperti suku bunga KPR mulai dari 1,75% effective per tahun fixed 1 tahun, cashback travel fair hingga Rp10 juta, serta cicilan mulai 0% hingga 36 bulan untuk kebutuhan perjalanan dan gaya hidup.

“Kami mengajak masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk memanfaatkan momentum ini guna memperoleh berbagai solusi pembiayaan terbaik sekaligus menikmati pengalaman expo yang menghadirkan berbagai aktivitas menarik dalam satu lokasi,” tutup Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Sambut Pekerja Baru Melalui Program Onboarding

Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan Onboarding Pekerja Baru Bulan Juni 2026 yang bertempat di Ruang Qlola BRI Region 6. Kegiatan ini diikuti oleh para pekerja baru yang bergabung di berbagai unit kerja di lingkungan BRI Region 6.

Program onboarding merupakan tahapan penting dalam proses adaptasi pekerja baru agar dapat mengenal lebih dekat budaya perusahaan, nilai-nilai kerja, struktur organisasi, serta berbagai kebijakan dan prosedur yang berlaku di BRI. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman yang komprehensif mengenai peran BRI sebagai institusi perbankan terdepan yang terus bertransformasi untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi terkait budaya kerja BRILiaN, tata kelola perusahaan, layanan perbankan, manajemen risiko, kepatuhan, hingga pengenalan produk dan layanan digital BRI. Selain itu, sesi interaktif dan diskusi turut memberikan kesempatan bagi para pekerja baru untuk mengenal lingkungan kerja serta membangun jejaring dengan sesama peserta.

Perwakilan Manajemen BRI Region 6 dalam sambutannya menyampaikan bahwa para pekerja baru merupakan bagian penting dari masa depan perusahaan. Oleh karena itu, diharapkan seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan onboarding ini untuk memahami nilai-nilai perusahaan serta mempersiapkan diri menjadi insan BRILiaN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik.

Kegiatan onboarding ini juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan kepada para pekerja baru. Dengan pemahaman yang baik mengenai budaya dan visi perusahaan, diharapkan mereka dapat beradaptasi dengan cepat serta memberikan kontribusi positif bagi pencapaian kinerja BRI Region 6.

Melalui program onboarding yang terstruktur dan komprehensif, BRI Region 6 terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan talenta dan mencetak sumber daya manusia unggul guna menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES